Beranda Politik

Komposisi Perempuan di PPK Meningkat

BERBAGI

BOGOR-Sebanyak 155 orang berebut 30 kursi Panitia Pemi­lihan Kecamatan (PPK) untuk Pilwalkot Bogor 2018 dan Pemilu 2019. Sejak Senin (16/10), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor telah menutup masa penjaringan.

Komisioner KPU Kota Bogor bidang Sosialisasi SDM dan Formasi, Bambang, menjelaskan bahwa kini pihaknya memasuki tahap seleksi 155 PPK. Kelak, masing-masing lima PPK ditempatkan di enam kecamatan yang tersebar di Kota Hujan.

“Dari 155 pendaftar, didomi­nasi dari Kecamatan Bogor Barat, ada 37 orang. Bogor Timur ada 16 pendaftar, Bogor Tengah 21 orang, Bogor Selatan 25 orang, dan Bogor Utara 27 orang. Sedangkan Tanahsareal sebanyak 29 orang,” jelasnya kepada Radar Bogor kemarin.

Menurut Bambang, animo masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai PPK cukup tinggi. Termasuk akomodasi kaum perempuan juga sangat bagus tahun ini. “Dari data pendaftar, komposisi kaum perempuan sangat besar. Itu bagus bagi kita,” ujarnya.

Urusan integritas dan profe­sionalitas, Bambang betul-betul memperhatikan seleksi para calon penyelenggara pemilu tersebut. Selain setia pada Pancasila dan Undang-Undang, mereka juga tidak pernah menerima atau diberikan sanksi oleh KPU, dan bebas dari hukuman atau mengantongi surat keterangan kelakuan baik dari polisi.

“Juga tidak boleh berafiliasi dengan parpol atau minimal sudah keluar dari parpol selama lima tahun ke belakang, dibuktikan dengan surat pengunduran diri,” tegasnya.

Terpisah, Komisioner KPUD Kabupaten Bogor Umi Wahyuni belum dapat memberikan data jumlah pendaftar calon PPK dan PPS. “Malam ini (tadi malam), masih kita rekap jumlahnya,” tukasnya.(ded/c)

Komentar Anda