Beranda Berita Utama

Pebisnis Dukung Pelebaran Jalur Puncak

BERBAGI
WISATA OLAHRAGA: Lokasi paralayang menjadi salah satu tujuan wisata favorit para pelancong di kawasan Puncak.

BOGOR–Berbagai kalangan men­dukung upaya pelebaran ruas jalan di jalur Puncak. Program Kementerian PUPR itu akan berdampak perkem­bangan usaha warga sekitar dan hotel-hotel yang ada.

Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Junaedi mendukung langkah tersebut sebagai upaya meminimalisasi kemacetan.

Dengan kondisi lalu lintas yang lebih baik, tentunya akan terus merangsang wisatawan melansong ke kawasan selatan Bumi Tegar Beriman itu. “Biasanya setiap Sabtu dan Minggu di sini selalu macet karena banyak wisatawan yang berlibur. Maka itu, dengan adanya pelebaran jalan, maka kami mendukung demi kebaikan semua,” katanya belum lama ini.

Di bagian lain, Satpol PP Kabupaten Bogor kini masih menunggu surat perintah Bupati Bogor untuk melakukan pembongkaran bangunan non PKL tahap kedua. Kepala Satpol PP Kabu­paten Bogor Herdi Yana mengatakan, sedianya tahap dua penertiban akan berlangsung Selasa (17/10) atau Rabu (18/10). “Kalau Bupati menandatangi maka kita akan jalan. Saat ini tinggal menunggu itu,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (15/10).

Herdi menegaskan, Satpol PP telah menempuh aturan berlaku terhadap para pemilik bangunan. Mulai dari melayangkan surat pemberitahuan dan peringatan (SP) 1, 2 dan 3 hingga penyegelan. “Tinggal jalan selanjutnya. Besok (red, hari ini) rapat persiapan teknis, kemudian Selasa mudah-mudahan bupati menandatangani sehingga kita bisa langsung turun,” tegasnya.

Berdasarkan pantuan sementara, bangunan non PKL banyak berada tak jauh dari kantor Kecamatan Cisarua. Tepatnya di seberang KFC Cisarua. Satpol PP akan menertibkan bangunan itu berdiri di lahan milik PUPR Kabupaten Bogor dan bakal menjadi lahan relokasi PKL.

“Itu non PKL, karena untuk non PKL tidak ada kewajiban penyiapan lahan. Pemerintah akan coba menata untuk melakukan relokasi di sana,” imbuhnya.(rp2/rp1/c)

Komentar Anda