Beranda Olahraga Arena

Zarco Buat Kejutan

BERBAGI

JEPANG–Pembalap MotoGP asal Perancis, Johann Zarco secara mengejutkan sukses merebut pole position pada seri MotoGP Jepang. Dalam sesi kualifikasi yang dihelat Sabtu (14/10), Zarco mencatatkan rekor waktu tercepat di saat-saat terakhir.

Kejutan lain juga datang dari Danilo Petrucci. Pembalap asal tim OCTO Paramac Racing itu akan menempati posisi start kedua atau tepat di belakang Zarco. Dengan torehan waktu 1’53.787, Petrucci hanya tertinggal tipis dari catatan waktu Zarco yang mencapai 1’53.469.

Marc Marquez yang sempat mendominasi pada sesi latihan bebas harus puas start dari urutan ketiga. Nasib Marquez terbilang lebih baik ketimbang sang rival Andrea Dovizioso yang tercecer dan harus memulai balapan dari urutan kesembilan.

Rekan setim Dovizioso, Jorge Lorenzo akan memulai balapan dari urutan kelima, tepat di belakang Aleix Espargaro dan di depan Dani Pedrosa. Sementara itu Valentino Rossi yang hanya menorehkan rekor waktu 1’57.786 harus puas memulai balapan dari urutan 12. Pembalap yang juga mendampingi Rossi di tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales akan mengawali balapan dari posisi 14.

Balapan MotoGP Jepang sendiri akan berlangsung pada Minggu (15/10/2017) besok. Balapan akan berlangsung di Sirkuit Motegi dan dimulai pukul 12.00 WIB.
Sementara itu, Marc Marquez begitu digdaya di trek basah Sirkuit Motegi. Namun, perjudian dengan ban membuat dia gagal mengamankan pole position untuk MotoGP Jepang.

Marquez Menguasai sesi latihan bebas kedua dan ketiga MotoGP Jepang yang dilangsungkan di lintasan basah. Kondisi itu membuat dia diunggulkan bisa kembali berada di depan pada sesi kualifikasi.

Tapi Marquez ternyata kalah dari Johann Zarco yang menjadi rider tercepat di kualifikasi. Marquez pada akhirnya cuma bisa merebut posisi tiga, dibelakang Danilo Petrucci.

Keputusan Marquez untuk mengganti dari ban basah ke ban slick di sesi kualifikasi menjadi penyebab gagalnya dia meraih pole. Marquez sama sekali tak menyesali keputusan itu.

Mengganti ban basah ke ban kering disebutnya perlu dilakukan. Itu membuat dia dan tim Repsol Honda punya data yang dibutuhkan untuk balapan. “Tentu saja itu terlalu cepat (keputusan mengganti ban, red), tapi saya sudah mencatatkan lap bagus di beberapa lap pertama mengguna­kan ban soft (basah di belakang). Saya berpikir untuk menggunakan ban ekstra-soft (basah di belakang) demi mendapatkan catatan waktu yang lebih baik. Tapi saat saya masuk garasi, saya berjudi. Saya katakan ‘baiklah, saya akan mencoba ban slick’, karena jarak waktunya terlalu dekat,” terang Marquez usai kualifikasi.

“Saya mencobanya, saya mendapat banyak informasi, hal-hal yang menarik, tapi pada akhirnya saya tidak bisa bertarung untuk meraih pole,” lanjut dia dikutip dari Autosport. (net)

 

Komentar Anda