Beranda Berita Utama

Hari Ini Terakhir Imunisasi MR, Sudah 35 Juta Anak Divaksin

BERBAGI

BOGOR–Upaya menggeber capaian target vaksinasi Measles-Rubella (MR) secara serentak membuahkan hasil. Sebelum hari terakhir yang jatuh hari ini (14/10), Jawa Barat men­capai 95,98 persen atau 11 juta anak. Atau secara nasional, di Pulau Jawa sudah 35 juta lebih anak mendapat imunisasi MR secara gratis.

Direktur United Nations Chil­dren’s Fund (UNICEF) untuk Area Pulau Jawa, Arie Rukmantara mengatakan, berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi, (Pusdatin) hingga pukul 20.00 tadi malam (13/10) Pulau Jawa sudah mencapai angka 100,25 persen. “Angkanya melebihi target,” kata Arie kepada Radar Bogor.

Dia menjelaskan, Provinsi DKI Jakarta mencapai 97,25 persen dan Jawa Barat 95,98 persen. “Dua provinsi melebihi angka 100 persen, yakni Jawa Tengah 104,57 persen dan Jawa Timur 105,62 persen,” ujarnya. Sedangkan yang belum mencapai target adalah Provinsi Banten 94,79 persen.

Khusus di Kota Bogor, Pusdatin mencatat sudah mencapai 99,01 persen dan Kabupaten Bogor 86,88 persen. “Kalau data daerah, Kota Bogor di angka 99,20 persen dan Kabupaten Bogor 95,10 persen,” imbuhnya.

Meski demikian, Arie menegaskan bukan persoalan angka. Dia kembali menegaskan yang paling penting adalah semua anak mendapatkan imunisasi MR. “Imunisasi itu adalah hak anak dan anak harus mendapat perlindungan kesehatan,” tegasnya.

Dia pun gencar menyampaikan pentingnya anak-anak usia antara 9 bulan–15 tahun mendapat imunisasi MR. Sebab, banyak manfaat, di antaranya, meningkatkan kekebalan terhadap campak dan rubella secara cepat, memutuskan transmisi virus campak dan rubella serta menurunkan angka akibat penyakit ini.

“Campak dan rubella menular dan dapat menyebabkan cacat dan kematian,” tambahnya. Selain itu, jika imunisasi dilakukan sendiri di luar waktu yang ditetapkan pemerintah, maka akan menghabiskan biaya mahal.

“Ini gratis karena pemerintah yang mengeluarkan anggaran hampir Rp900 miliar,” imbuhnya. Arie pun mengingatkan, masih ada kesempatan pada hari ini yang bisa dimanfaatkan masyarakat. “Mari berikan yang terbaik kepada anak-anak kita,” pintanya.

Organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyoroti persoalan anak ini bahkan mengunjungi sejumlah daerah. Khususnya bagi daerah yang capaian imunisasinya rendah.

Di Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terus menggeber pemberian imunisasi MR. Hingga Kamis (12/10), capaian imunisasi MR sebanyak 94,82 persen, terdiri atas 697.711 laki-laki dan 680.320 perempuan.

“Data sampai Jumat (13/10) masih terus masuk dari puskesmas, jadi masih kami rekap. Cakupan terakhir sudah 98,42 persen atau ada 1.378.031 orang dari hasil pendataan,” ujar Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana kepada Radar Bogor, kemarin (13/10).

Saat ini, kata Adang, petugas di puskesmas bekerja lebih ekstra. Selain menargetkan capaian imunisasi MR, petugas juga melakukan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga). “Jadi, waktu antara Belkaga dan imunisasi MR bentrok, makanya rekapan agak terlambat,” tuturnya.

Untuk menyikapinya, petugas di lapangan pun harus membagi waktu agar keduanya dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. “Banyak petugas yang pagi harinya sweeping dan siang sampai malam harinya Belkaga. Karena minum obat kaki gajah yang baik pada malam hari,” katanya.

Ia pun optimistis Kabupaten Bogor bisa menyelesaikan target capaian yang ditentukan, yakni 95 persen. Sehingga dari waktu yang tersisa satu hari lagi, para petugas di lapangan semakin mengoptimalkan upaya penjaringan anak-anak yang telah terdata tapi belum diimunisasi.

Sebelumnya, Dinkes Kabupaten Bogor menggeber vaksinasi yang merupakan program nasional itu. Dinkes turun ke lapangan dan memastikan anak-anak yang belum diimunisasi segera mendapat vaksin tersebut. “Jemput bola ini sudah kita lakukan sejak awal Oktober. Karena ada perpanjangan waktu, maka saat ini kita lebih giatkan lagi,” kata Adang.

Selain unit-unit kesehatan milik pemerintah, sejumlah rumah sakit pun terus-menerus mengingatkan pengunjung untuk memberi putra-putri mereka vaksin MR secara gratis. Dari hasil sweeping, terlihat hasil yang cukup bagus.(rp2/mer/d)

Komentar Anda