Beranda Olahraga Kickers

Tak Mencolok

BERBAGI

PANAMA telah menjadi buah bibir. Ya, mereka sukses menjadi peserta Piala Dunia 2018 sekaligus menyingkirkan Amerika Serikat. Panama merupakan negara debutan kedua yang lolos ke Rusia setelah Islandia. Hal ini dipastikan setelah mereka sukses kalahkan 2-1 Kostarika, Rabu (11/10) pagi.

Kelolosan ini jelas mengejutkan. Sebab, dari semua tim yang sudah memastikan diri, mereka tim dengan kolektivitas terendah dengan cuma cetak 9 gol dari 10 laga, dan kebobolan 10 gol.

Negara yang terletak di tenggara Amerika Tengah itu juga punya kompetisi sepak bola bernama Liga Panameña de Fútbol. Menariknya, musim liga di sana dibagi menjadi dua bagian, yakni Apertura dan Clausura.

Dua bagian ini memiliki format yang sama. Setiap bagian memiliki dua tahap. Pertama, para klub harus melalui round-robin alias tiap tim memainkan dua kali pertandingan kandang-tandang.

Nantinya empat tim teratas maju ke tahap akhir yang memainkan single-match. Tahap pertama dari kedua bagian itu nantinya digabungkan menjadi tabel agregat untuk menentukan degradasi. Tim dengan poin paling sedikit diturunkan ke Primera A untuk musim berikutnya.

Nah, juara dari kedua turnamen itu akan lolos ke Liga Champions zona CONCACAF. Klub tersukses pada liga ini adalah Arabe Unido. Mereka sudah 15 kali meraih kemenangan, dan lima runner-up.

Lalu diikuti oleh Tauro yang kemas 13 kemenangan serta 8 kali runner-up. San Francisco mengikuti di tiga besar klub tersukses Panama dengan 9 kali juara dan 10 runner-up.

Sayangnya, tim-tim Panama tak terlalu mengilap di Liga Champions CONCACAF. Arabe Unido yang jadi klub paling sukses hanya mampu melangkah sampai quarter-finals dan itu dilakukan hingga tiga kali.

Di sisi lain, keberhasilan Panama lolos ke Piala Dunia 2018 dinilai sebagai momen bersejarah. Presiden Panama, Juan Carlos Varela, memutuskan keesokan harinya sebagai hari libur nasional. Berdasar itu, hari Rabu (11/10) waktu Panama atau Kamis (12/10) WIB, ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Presiden Panama memutuskan hal itu untuk memberi kesempatan kepada masyarakat merayakan keberhasilan Gabriel Torres cs lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama. Juan Carlos Varela mempersilakan masyarakat turun ke jalan untuk melakukan pawai.

Putusan libur nasional disampaikan presiden lewat akun Twitter resminya. “Suara rakyat harus didengar. Momen bersejarah harus dirayakan. Rabu (Kamis waktu Indonesia) saya tetapkan menjadi hari libur nasional,” cuitnya.(jpg)

Komentar Anda