Beranda Ekonomi

XL Axiata Torehkan Hasil Positif Transformasi 3R

BERBAGI
TINGKATKAN PELAYANAN: Petugas sedang memperbaiki layanan BTS milik XL.

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih hasil positif atas agenda transformasi 3R (Revamp, Rise Up, Reinvent) yang dicanangkan sejak 2015 lalu.

Hasil tersebut tecermin dari ­me­­ningkatnya kinerja perusahaan, ­terbukanya peluang-peluang bisnis baru di masa depan, serta semakin kuatnya fundamental perusahaan. Untuk itu, XL Axiata akan terus melanjutkan agenda transformasi ini hingga tuntas dan ­mampu bersaing di era digital ke depan.

“Memang tidak mudah untuk memulai tahap demi tahap transformasi ini. Banyak hambatan dan rintangan yang harus dilalui. Namun, kini kami mulai mendapatkan hasil yang sepadan,” kata Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini dalam keterangan resminya, kemarin (9/10).

Dian mengatakan, XL Axiata akan terus melanjutkan proses transformasi ke tahap selanjutnya. Sejak 2015, XL Axiata berfokus pada tahapan transformasi bisnis, maka saat ini XL Axiata memasuki tahap ­transformasi operating model. Antara lain, ­mencakup bidang organisasi dan cara bekerja yang berbeda di dalam perusahaan, dengan tujuan utama untuk berubah menjadi organisasi yang lebih­ berfokus kepada pelanggan (customer focused organization).

Seperti yang telah sebelumnya disampaikan dalam laporan kinerja Semester 1 2017, pelanggan XL Axiata kini mencapai lebih dari 50,5 juta, meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ARPU blended XL Axiata di kuartal 2 sebesar Rp34.000, meningkat 3 persen dari kuartal sebelumnya. Pencapaian ini sejalan dengan agenda transformasi yang berfokus meraih pelanggan yang berkualitas sesuai sasaran sebagai bagian dari agenda transformasi.

Laporan kinerja Semester 1 2017 juga mencatat pendapatan yang terus tumbuh menjadi Rp5,7 triliun, pertumbuhan yang terjadi secara beruntun dalam tiga kuartal terakhir. Pertumbuhan pendapatan jasa tersebut, ikut mendorong diraihnya laba bersih sebesar Rp95 miliar, meningkat 71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan jasa, antara lain, didorong oleh semakin kuatnya pertumbuhan pendapatan dari layanan data, yaitu sebesar 18 persen QoQ dan 72 persen YoY, dan memberikan kontribusi sebesar 67 persen pada total pendapatan jasa XL Axiata.
Dana yang diperoleh kemudian dipergunakan, terutama untuk membiayai kembali dan memperpanjang pinjaman XL Axiata yang berdenominasi rupiah. Kebijakan ini semakin memperkuat portofolio utang XL Axiata sehingga rasio utang bersih terhadap EBITDA tetap terjaga di tingkat yang sehat, yaitu di bawah 2x.(mer/b)

Komentar Anda