Beranda Metropolis

Rumah Bersalin Dokter R Soekojo Rp22 M di OLX

BERBAGI
DIJUAL: Rumah Bersalin Soekojo yang berada di Jalan Paledang sudah beberapa tahun ini tidak beroperasi. Keputusan keluarga pemilik, rumah bersalin ini dijual seharga Rp22 miliar.Nelvi/radar bogor.

BOGOR–Rumah Bersalin (RB) Dokter R Soekojo punya sejarah tersendiri bagi Kota Hujan. Maka tak heran, masyarakat Kota Bogor dibuat heboh ketika rumah bersalin yang berdiri sejak 1975 itu dijual dan ditawarkan melalui situs jual beli daring OLX, seharga Rp22 miliar.

Kabar miring pun banyak tersiar di media sosial. Mayoritas menduga si empunya rumah bersalin di bilangan Paledang, Bogor Tengah, itu bangkrut lantaran kalah bersaing.

Maklum, bisnis rumah sakit belakangan menjamur di Kota Hujan. Persaingan yang ketat diduga perlahan ”membunuh’’ pelayanan kesehatan yang bertahan dengan fasilitas ala kadarnya, meski keberadaan mereka bernilai sejarah bagi sebagian orang.

Kepada Radar Bogor, marketing RB Dokter R Soekojo, Sari Yuliana, menyebut penjualan itu sebagai keputusan keluarga.

Beberapa tahun ke belakang, rumah bersalin ini tak lagi beroperasi lantaran sepinya pelanggan. Meski begitu, sampai saat ini masih ada dokter yang datang.“Penjualan ini sudah keputusan keluarga. Pengelola sekarang merupakan generasi kedua dari pemiliknya, Soekojo,” terangnya.

Pantauan Radar Bogor, rumah bersalin itu memang tampak tak terawat. Plafon bangunan bergaya arsitektur lawas itu rusak di sana-sini. “Total ada 12 kamar. Selain ruangan bersalin, ada juga ruang istirahat. Praktiknya macam-macam, bukan hanya persalinan. Alat-alat praktiknya masih ada, tapi ada beberapa ruangan yang memang sengaja dihancurkan di bagian belakang,” beber Sari.

Dia mengaku, sejak resmi dijual, sudah banyak pihak yang sengaja datang atau sekadar melihat-lihat. Beberapa di antaranya juga sudah berani menawar harga. Kebanyakan dari mereka adalah para dokter yang ingin membuka praktik.

“Dijual per meternya Rp15 juta, dengan luas tanah 1.370 m2 dan luas bangunan 1.000 m2. Kisaran Rp22 miliar untuk seluruhnya, tanah berikut bangunan,” tuturnya.(wil/c)

Komentar Anda