Beranda Berita Utama

70 Jamaah Haji Belum Boleh Pulang

BERBAGI

JAKARTA–Proses pemulangan jamaah haji berakhir kemarin (5/10). Total ada sebelas kloter dengan 203.991 jamaah yang dipulangkan di hari terakhir. Sementara itu, masih ada 70 orang jamaah yang belum boleh pulang karena masih jalani rawat inap.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Yusuf Singkat menuturkan, seluruh jamaah haji yang belum bisa pulang itu tersebar di sejumlah rumah sakit. Perinciannya adalah di RS Arab Saudi (RSAS) Makkah ada 24 jamaah, di RSAS Madinah ada 30 jamaah, dan di RSAS Jeddah ada 8 jamaah. Kemudian di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) ada delapan orang jamaah.

Eka menjelaskan, kemarin merupakan hari terakhir pemulangan jamaah haji dari Suaudi ke Indonesia. Informasi sementara yang dia dapatkan, seluruh jamaah yang dirawat di KKHI sudah mendapatkan slot kursi penerbangan. Sehingga jika hari ini (6/10) mereka dinyatakan layak terbang oleh dokter, maka bisa segera dipulangkan.

Eka mengatakan, Kemenag maupun Kemenkes sudah memiliki skenario evakuasi atau tanazul jamaah yang masih dalam keadaan perawatan. Namun, tetap harus menda­patkan rekomendasi kesehatan dari dokter RS. ’’Penerbangan di Arab Saudi sangat ketat. Selama tidak ada surat reko­mendasi layak terbang, tidak bisa diterbangkan,’’ jelasnya di Jakarta kemarin (5/10).

Menindaklanjuti masih ada jamaah yang dirawat, hari ini akan dikirim tiga orang dokter dan tiga perawat ke Arab Saudi. Mereka akan disebar ke Jeddah, Makkah, dan Madinah. Tugasnya adalah memfasilitasi proses evakuasi atau tanazul ketika surat layak terbang sudah dikeluarkan oleh pihak RS.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis menuturkan, prosesi pemu­langan terakhir jamaah haji Indonesia berlangsung lancar. Dia mencatat ada 203.991 orang jamaah yang pulang di hari terakhir pemulangan. ’’Seluruh jamaah itu berasal dari sebelas kloter,’’ katanya.

Kloter pertama yang dipulangkan di hari pamungkas berasal dari kloter BTJ-10 yang terdiri atas 393 jamaah. Sedangkan kloter terakhir yang dipulangkan adalah LOP-10 yang berisi 455 jamaah. Dia mengatakan akan terus berkoordinasi dengan tim di Kemenkes terkait jamaah yang masih belum bisa dipulangkan karena kesehatan.

Setelah proses pemulangan terakhir selesai dilaksanakan, Kemenag akan langsung menyusun laporan. Laporan itu kemudian disampaikan kepada DPR. Pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2018 baru bisa dijalankan setelah laporan penyelenggaraan haji 2017 tuntas dibahas bersama parlemen.(wan)

Baca Juga