Beranda Metropolis

Pipa PDAM Patah karena Sampah,12 Wilayah Krisis Air

BERBAGI
KEBUT PERBAIKAN: Petugas PDAM Tirta Pakuan melakukan perbaikan pipa yang bocor di Jalan MA Salmun, kemarin (2/10). Kebocoran ini menyebabkan 12 wilayah di Kota Bogor tidak mendapatkan pasokan air.

BOGOR–Pasokan air di 12 wilayah Kota Hujan yang terdampak bocornya pipa AC 8 inci, di sekitar Pasar Anyar, Jalan MA Salmun, akan pulih bertahap.
Kemarin (2/10) PDAM Tirta Pakuan sudah mulai melakukan perbaikan kebocoran pipa yang sudah terjadi beberapa hari belakangan ini. Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Syaban Maulana menuturkan, bocornya pipa akan mengganggu distribusi utama dari zona 4.

“Pengaruh dari patahan ini, reservoir di Pajajaran dan Merdeka enggak pernah penuh sehingga berdampak terhadap pengaliran di daerah zona 4. Seperti di Indraprasta, Ardio, Abesin, dan Cimanggu,” kata Syaban.

Dia mengungkapkan, sebelum diketahui adanya kebocoran pipa, saluran di Jalan Ardio tak jauh dari perlintasan kereta api yang biasanya kering, secara tiba-tiba banyak air yang mengalir. Air itulah yang kemudian dijadikan patokan pencarian kebocoran pipa. “Karena di situ masyarakat ramai, kami cek, ternyata air PDAM bocor. Dari saluran yang kami temukan, ke titik pipa yang bocor, jauhnya kira-kira 500 meter,” urainya.

Lebih lanjut Syaban mengungkapkan, setelah digali dengan ketebalan beton 25 sentimeter, ditemukan patahan pada pipa yang ditanam sejak 1973. Patahan itu, diakibatkan salah satunya karena pipa yang tidak mampu menahan getaran-getaran dari tumpukan sampah yang mengalir.

“Tadi malam digali, tapi tidak langsung diperbaiki, karena hujan besar. Akibat patahan ini pelayanan jadi tidak optimal, terutama pagi, sore dan siang. Ini sudah diperbaiki. Sudah langsung ditutup, air ngalir, besok (hari ini, red) mungkin rencana ganti pipanya saja,” urainya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Usmar Hariman mengungkapkan, permasalahan kebocoran sudah terdeteksi dengan baik oleh PDAM.

“Dan alhamdulillah, sekarang sedang ditangani, mudah-mudahan satu hari bisa selesai. Karena melihat medannya yang cukup sulit, di bawah beton jalan utama MA Salmun, dan aktivitas terus berjalan setiap hari, tapi tenaga lapangan terus bekerja. Mudah-mudahan apa yang dikerjakan akan cepat dan masyarakat bisa terlayani dengan baik lagi,” urai Usmar.

Menurut dia, keluhan juga aduan beberapa warga sempat masuk kepadanya. Namun setelah dijelaskan ada musibah di saluran induk, masyarakat bisa memakluminya. Tapi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui PDAM selalu menyuplai air lewat bantuan mobil tangki.

“Diharapkan, kalau ada keterbatasan tangki air, komunikasi dengan Dinas Pertamanan. Mereka ada tangki air penyiram. Jadi, Dinas Pertamanan dan PDAM sinergi, untuk memanfaatkan sarana prasarana yang ada. Karena sekarang musim hujan, jadi mereka enggak perlu nyiram,” ungkapnya.(wil/c)

Baca Juga