Beranda Pendidikan

Madania Ajak Orang Tua Aktif Mendidik

BERBAGI
DIAJAK KREATIF: Siswa-siswi Sekolah Madania saat mengikuti student class pada Madania Open House, Sabtu (30/9).

PARUNG–Penting bagi se­orang anak mendapatkan pem­belajaran dengan kualitas baik dari guru di sekolah maupun orang tua di rumah. Untuk me­nyamakan konsep pembelajaran dan meningkatkan kualitas guru dan orang tua tersebut, Se­kolah Madania mengadakan Madania Open House 2017 yang di dalamnya terdapat student exhibition, student class, termasuk seminar parenting.

Salah satu pendiri Sekolah Madania, Prof. Komaruddin Hidayat menyebutkan, kegiatan yang diadakan adalah salah satu bentuk pelayanan Sekolah Ma­dania kepada murid, teru­tama bagi orang tua murid. “Ka­rena banyak dari mereka tidak belajar tentang psikologi pertumbuhan anak. Jadi dalam kegiatan ini yang belajar bukan hanya anak, tapi juga orang tuanya agar ikut berkembang pengetahuannya tentang pendidikan. Apalagi yang diundang mengisi materi seminar adalah para ahli di bidangnya,” jelasnya.

Prof. Komaruddin menuturkan bahwa Madania Open House ini merupakan kegiatan rutin. Selain mengenalkan Sekolah Madania kepada masyarakat luas, juga untuk melibatkan orang tua aktif dalam mendidik anak. “Jadi, parent teacher association itu kami aktifkan, agar jangan sampai di sekolah diajarin A, di rumah diajarin B, nanti anak kan bingung. Jadi antara orang tua dan sekolah hendaknya ada komunikasi, bahkan problem yang dirasakan orang tua itu, guru harus tahu,” beber mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

Direktur Sekolah Madania, Muhammad Wahyuni Nafis mengatakan, seminar parenting bertujuan agar orang tua memiliki konsep yang sepaham dengan sekolah dalam hal mendidik anak. Dia menuturkan bahwa kegiatan saat itu mengambil tema ‘Parenting for Digital Future’.

“Kami adakan digital parenting bagaimana orang tua mengasuh kepada digital native. Anak-anak kita kan generasi z yang digital native, mereka sangat multitasking,” katanya pada Radar Bogor.

Menurut Nafis, orang tua saat ini sangat penting untuk tidak gagap teknologi sehingga bisa membimbing anak-anaknya. “Seperti yang diceritakan pemateri, orang tua yang bukan hanya gagap, involve dalam teknologi pun mereka tidak tahu banyak, bagaimana mau mengarahkan dan bicara pada anak. Padahal, sebagian besar waktu anak-anak itu di rumah bersama orang tua, bukan hanya bersama kami di sekolah,” tandasnya.(cr1/c)

Komentar Anda

Baca Juga