Beranda Metropolis

Biaya Kunker Luar Negeri Capai Rp1 Miliar

BERBAGI

BOGOR–Setelah dihujam kritikan lantaran dinilai terlalu sering melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri, Wali Kota Bogor Bima Arya akhirnya buka suara. Ia mengatakan, sebagian besar biaya yang digunakan berasal dari panitia yang mengundang. Dia juga mengklaim telah memangkas biaya kunker hingga Rp2 miliar.

Biaya kunker untuk wali kota yang semula dianggarkan sebesar Rp3 miliar, dianggap Bima terlalu besar. Sehingga, untuk alasan efisiensi biaya tersebut dipangkas menjadi Rp1 miliar. “Dipotong dari Rp3 miliar menjadi Rp1 miliar. Namun, yang Rp1 miliar pun kami batasi,” jelasnya kepada awak media di Hotel Salak Tower, kemarin (27/9).

Pembatasan anggaran tersebut dilakukan dengan cara memanfaatkan akomodasi dari pihak panitia yang mengundang Bima. Seperti kepergiannya ke Belanda dan Thailand yang keduanya dilakukan pada bulan ini. “Jadi, setiap saya berangkat pasti diakomodasi oleh panitia,” ungkapnya.

Padahal, menurutnya, Pemkot Bogor sudah sedemikian rupa membatasi undangan dari luar negeri yang masuk ke wali kota Bogor. Saking banyaknya, jika dilayani satu per satu, maka sedikitnya Bima bisa keluar negara sebanyak dua kali hanya dalam waktu satu bulan. “Memang undangan banyak sekali, kalau kita layani sebulan bisa dua kali,” tandasnya.(rp1/c)

Baca Juga