Beranda Ekonomi

BPJS Kesehatan Bidik Mahasiswa

BERBAGI
SOSIALISASI: BPJS Kesehatan Cibinong usai sosialisasi di Auditorium Gedung CCR, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dramaga, kemarin (26/9).

DRAMAGA–BPJS Kesehatan Cibinong bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kemarin (26/9), giliran mahasiswa IPB yang menjadi sasaran BPJS Kesehatan Cibinong untuk sosialisasi program JKN.

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Mira Anggraini mengatakan, BPJS Goes To Campus sudah berjalan di 50 perguruan tinggi dengan jumlah cakupan mahasiswa sekitar 12.000.

Menurut Mira, mahasiswa biasanya menjadi jaminan orang tuanya yang merupakan pekerja sehingga otomatis sudah terdaftar. Namun jika belum menjadi peserta, pihaknya menyediakan kemudahan untuk mendaftarkan diri secara kolektif di kampusnya dengan status peserta mandiri.

Mira berharap kegiatan yang digelar di auditorium gedung CCR IPB ini dapat mengenalkan JKN kepada mahasiswa, di samping ada tujuan lain yang bisa tercapai. “Kami ingin mengenalkan dan memastikan mahasiswa sudah menjadi peserta JKN. Dan sebagai yang memiliki intelektualitas tinggi, mahasiswa dapat membantu kami dalam proses pembelajaran kepada masyarakat,” jelasnya.

Mira menuturkan, BPJS Kesehatan saat ini telah menjamin kesehatan masyarakat Indonesia sebanyak 180 juta penduduk. Dalam waktu 3,5 tahun pihaknya meng-cover 180 juta penduduk dan diupayakan dalam waktu dua tahun bisa meng-cover semuanya.

Dalam penjelasannya di hadapan mahasiswa IPB, Mira menjelaskan program JKN ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebab, ketika sehat itu kita akan menjadi lebih produktif karena bisa bekerja.

“Yang tidak diinginkan adalah ketika kita sakit, pusing dengan biaya rumah sakit, yang pasti kita tidak akan bekerja. Nah, inilah yang akan mengganggu perekonomian. Setiap program di negara mana pun, ujung-ujungnya pasti untuk menjaga produktivitas,” bebernya.

Di tempat yang sama, Brand Ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai mengatakan, sehat adalah sebuah kebutuhan bagi setiap masyarakat dan JKN adalah program yang baik bagi masyarakat.

“Program ini sangat baik dan bermanfaat untuk masyarakat, dan yang saya lakukan di sini adalah menyosialisasikan dengan pendekatan yang lebih persuasif,” ujarnya.

Sebab, kata Ade, konsep program JKN yakni dengan gotong royong semua tertolong. Artinya, secara tidak langsung, jika terdaftar dan bisa menjaga kesehatan, bisa menolong orang-orang sakit yang terdaftar.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Kemahasiswaan IPB, Ujang Suwarna berharap program tersebut mampu mendorong mahasiswa IPB 100% menjadi peserta JKN dan program ini dapat berlanjut.(cr1/c)

Komentar Anda