Beranda Female

Edukasi Sekolah dan Panti Asuhan

BERBAGI
BERBAGI: Devina dan Tasha menerima sertifikat penghargaan setelah mereka mengisi dalam acara atau kegiatan sekolah. foto: nelvi/ radar bogor

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan terbilang baru, YES sudah memiliki kegiatan yang sangat membantu para remaja untuk memberikan berbagai solusi mengenai permasalahan remaja saat ini. Memberikan edukasi dengan cara berbeda adalah salah satu cara tepat YES untuk mendekati para remaja.

Selain tidak bosan, mereka juga lebih mudah menangkap ilmu yang diberikan. “Jarak usia yang tidak terlalu jauh menjadikan kita memosisikan diri sebagai kakak yang pernah ada di posisi mereka. Kita mengetahui pergaulan dan up to date mengenai permasalahan remaja, jadi kita lebih sharing bukan menggurui,” tutur Devina, yang hobi bermain piano ini.

Kegiatan yang dilakukan YES, di antaranya memberikan edukasi dan sharing ke sekolah dan panti asuhan. Kegiatan diberikan dalam bentuk seminar yang disampaikan dengan dua ilmu berbeda yaitu medis dan psikologis. Materi yang diberikan pun berbeda-beda, tergantung kebutuhan.

Untuk di sekolah, biasanya Devina dan Tasha berdiskusi terlebih dahulu untuk materi yang akan diberikan. Materi yang diberikan disesuaikan tempat, jadi tidak terkesan kaku dan lebih tepat sasaran.

“Kita membuat organisasi ini agar berkelanjutan, kita menjalankan organisasi ini sesuai waktu, karena kita juga memiliki kesibukan lain. Namun akan tetap fokus seminar namun tidak dipatenkan misalkan harus berjalan sebulan satu kali, kita dapat menyesuaikan waktu. Jika diundang pun, kita akan bersedia meluangkan waktu,” tutur Tasha yang membuka bisnis di bidang kuliner tersebut.

Untuk kegiatan yang dilakukan di sekolah, memiliki kapasitas murid lebih banyak, seminar berjalan lebih interaktif. Kegiatan yang dilakukan di panti asuhan menggunakan pola sharing, untuk di panti asuhan dibagi menjadi beberapa sesi, sesi pertama untuk tingkat SD dan SMP.

Lalu sesi kedua untuk tingkat SMP dan mahasiswa. Meskipun tetap ada materi mengenai medis dan psikologis, untuk sesi pertama fokus kepada penghargaan diri, bagaimana cara merawat tubuh dan merawat kebersihan diri.

Untuk sesi pertama seminar dikemas dengan games, menonton video, tanya jawab melalui gambar, dll dan untuk sesi kedua lebih kepada sharing, mencurahkan perasaannya sambil diberikan awareness mengenai komunikasi sosial, pacaran yang sehat, dan edukasi seksualitas. “Untuk anak SD agak sulit untuk mengerti soal istilah-isitilah, jadi kita ajak mereka sharing sambil bermain, menulis dan meng­gambar bersama, dengan cara seperti itu mem­bantu kita menjaga fokus mereka,” tutur Devina Indah Christianti.

Kesulitan dalam memberikan materi, di mana kebanyakan remaja masih keras kepala, maka dari itu YES melakukan pendekatan lebih interaktif. Membuat contoh yang terjadi dalam keseharian, agar lebih mudah dipahami, jika menggunakan istilah medis dan psikologis Devina dan Tasha lebih menyederhanakan agar bisa lebih dimengerti namun pesan tetap sampai.(cr6/c)

Komentar Anda