Beranda Olahraga Kickers

Liverpool Makin Kritis

INGGRIS–Liverpool benar-benar sedang krisis. Setelah pembantaian 0-5 menghadapi Manchester City pekan lalu, The Reds seakan goyah dan tak juga bermain maksimal. Setelah ditahan imbang 2-2 oleh Sevilla tengah pekan lalu di Liga Champions, Liverpool juga tak bisa mengalahkan Burnley pada laga di Anfield, Sabtu (16/9).

Laga berakhir imbang 1-1 dan ini seperti kekalahan bagi Liverpool karena secara permainan dan statistik, The Reds sangat amat mendominasi.

Dari statistik pertandingan, Liverpool membuat total 35 tembakan berbanding 5 oleh Burnley, penguasaan bola 71-29, dan 12 tendangan sudut.

Menjadi ironis karena efektivitas mereka sangat buruk, tapi lini belakang pun tak membaik. Kekecewaan terlihat di wajah manajer Liverpool Juergen Klopp. “Saya tidak senang, saya marah dengan hasilnya,” kata Klopp kepada BBC Sport seperti dilansir Metro.

Klopp geram dengan banyaknya peluang yang dihasilkan Mohamed Salah dan pemain lainnya sepanjang pertandingan. Namun aksi impresif kiper tamu Nick Pope membuat upaya para penggawa The Reds tumpul di depan gawang.

“Ini salah kami. Kami dominan, permainan fantastis. Kami bermain bagus, fasih dengan tujuh perubahan. Tapi hanya satu gol. Tapi penjaga mereka membuat beberapa penyelamatan yang luar biasa,” ungkapnya.

Tidak hanya klopp, fans The Reds paling kecewa melihat penampilan pemain. Mereka menilai, “kehancuran” Liverpool tidak terlepas dari kegagalan bursa transfer lalu. Kegagalan merekrut bek tengah berkualitas setelah Southampton tak mau melepas Virgil van Dijk menjadi hal utama.
Melihat lini belakang yang begitu buruk sepanjang musim ini semakin memastikan bahwa upaya The Reds tak mendatangkan satu bek tengah baru pun adalah kesalahan.

“Kami sudah memantau 500 juta kali dan bagaimana jika pemain tersebut tidak berpengaruh dan melakukan kesalahan yang sama? Semua pemain melakukan kesalahan dalam kariernya,” ujarnya kepada Goal.

“Saya harus membuat putusan dan putusan saya pemain kami di sektor tersebut tidak lebih buruk dari banyak pemain lain. Ini tentang konsentrasi, bukan kualitas. Tidak ada isu kualitas yang sebenarnya. Kami akan bekerja keras menyelesaikan itu,” pungkas dia.

Hasil minor ini membuat Liverpool tertahan diperingkat 8 papan klasemen dengan perolehan 8 poin dari hasil dua kali menang, dua seri dan satu kali menelan kekalahan. Padahal, Fenway Sports Group (FSG), yang mengakuisisi Liverpool tujuh tahun silam, memiliki ambisi untuk menjadikan The Reds sebagai tim paling ditakuti di Eropa, khususnya Liga Inggris.(jpg/dkw)

Baca Juga