Beranda Olahraga All Sport

Ducati-Honda Makin Panas

PERBURUAN gelar juara dunia MotoGP mulai panas. Setidaknya, ada tiga rider yang benar-benar berpeluang meraih gelar itu, masing-masing pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso (Ducati), dan Marc Marquez (Repsol Honda).

Saat ini, ketiga pembalap itu memang berada di tiga besar klasemen sementara MotoGP 2017/18. Marquez yang berada di puncak klasemen, masih belum bisa mengamankan posisinya. Sebab, rival Marquez, Dovizioso bisa menyalip posisinya mengingat raihan poin kedua pembalap tersebut sama-sama 199.
Sementara, Vinales yang dijagokan pada MotoGP musim ini, berada di posisi ketiga dengan 183 poin.

Dovizioso, seperti dilansir Motorsports, menyebut perebutan gelar juara bagi Honda dan Ducati benar-benar terbuka.
Dovizioso sempat menyatakan Ducati perlu memperbaiki performanya untuk menopang usaha mereka dalam perburuan gelar, mengingat masih ada beberapa sirkuit di mana pabrikan Italia itu biasanya kurang kompetitif.

“Pastinya, ada beberapa trek yang saya suka, beberapa trek yang dia (Marquez) suka. Tapi, lebih penting lagi bagaimana motor bekerja dengan ban yang kami miliki pada akhir pekan tersebut. Jadi, tidak mungkin untuk mengetahuinya saat ini,” paparnya.

“Tentunya Marc dan Honda sudah menegaskan bahwa mereka sangat kuat saat ini,” lanjutnya.

Dovizioso juga menepis anggapan yang menyebut jika ia hanya akan bermain aman di Aragon, pekan depan. “Di Aragon, kami membalap untuk menang. Itu harus menjadi pendekatan kami. Jika kami tidak berpikir itu, bagaimana kami bisa berharap untuk mengalahkan seseorang seperti Marc?” ucap Dovizioso.

Namun, Marquez enggan berandai-andai. Ia bahkan tidak bisa menebak seperti apa persaingan antara Honda dan Ducati di lima balapan tersisa.

“Sulit untuk mengatakannya, tapi yang saya tahu Dovi kuat di semua sirkuit, Ducati kuat di semua sirkuit,” terangnya.

Bahkan, Marquez menyebut, Vinales masih menjadi perhitungannya dalam perebuatan gelar juara ini. “Kami tidak bisa melupakannya, dia hanya tertinggal 16 poin. Sepertinya ia memiliki kecepatan yang baik, bahkan pada hujan, yang biasanya dia lebih kesulitan, namun dia finis keempat di Misano,” ujarnya.(dkw/mts)

Baca Juga