Beranda Berita Utama

Indonesia vs Thailand Duel Lini Depan-Belakang Terbaik

BERBAGI

YANGON–Perjuangan timnas U-19 Indonesia telah sampai di babak semifinal Piala AFF U-18 2017. Skuat berjuluk Ga­ruda Nusantara itu bakal meng­hadapi Thailand di Stadion Thu­wunna, Ya­ngon, nanti sore (tayangan langsung Indosiar pukul 15.30 WIB). Pertarungan kedua tim diprediksi bakal berlangsung seru.

Sebab, kedua tim memiliki catatan keunggulan di masing-masing lini. Indonesia punya catatan bagus di lini depan. Mereka tampil sebagai tim yang paling produktif selama babak grup. Mereka telah mencetak 19 gol dalam empat laga di grup B. Jumlah laga itu masih lebih sedikit dibanding grup A yang setiap tim harus melakoni lima laga.

Keberhasilan sebagai tim paling produktif ini berkat menang besar dalam dua laga. Rachmat Irianto dkk sempat menghajar 9-0 Filipina (7/9) dan 8-0 atas Brunei (13/9). Namun, keduanya memang tergolong tim yang level. Sebab, mereka juga menjadi lumbung bagi Myanmar dan Vietnam yang juga tergabung di grup B.

Hal itu dibantu dengan banyaknya alternatif pemain untuk membobol gawang lawan. Di garda terdepan terdapat Hanis Saghara Putra atau M Rafli Mursalim. Pemain sayap pun punya kecepatan tinggi terdapat pada Feby Eka Putra dan Saddil Ramdani. Egy Maulana Vikri yang menjadi top scorer tim pun serba bisa.

Dalam empat laga terakhir, pemain bernomor punggung 10 itu pernah menjadi striker, gelandang serang, winger kanan, hingga gelandang bertahan. Dia pun kini menjadi paling produktif di tim dengan torehan 6 gol. Indonesia pun berstatus sebagai tim dengan jumlah terbanyak pemain yang mencetak gol. Sebanyak tujuh pemain yang berbeda pernah menyumbang gol.

Sedangkan, Thailand punya lini pertahanan terbaik selama babak grup. Skuat asuhan Marc Alavedra Palacios itu hanya kebobolan dua gol dalam lima laga. Dua gol yang bersarang ke gawang mereka itu terjadi kala menang 2-1 atas Laos (6/9) dan imbang 1-1 dengan Malaysia (12/9).

Urusan lini depan, tampaknya, akan menjadi yang paling dia pertimbangkan. Dalam tiga laga awal, pelatih asal Sumatera Barat itu selalu menurunkan Hanis Saghara Putra sejak menit pertama. Baru pada pertandingan terakhir melawan Brunei (13/9), giliran M Rafli Mursalim yang mendapat kesempatan sebagai starter.(dit)

Komentar Anda