Beranda Uncategorized

Semalam, Galang Rp70 Juta untuk PSB

BERBAGI
DUKUNG PSB: Foto atas; para anggota komunitas Bogor+Sahabats berpose bersama seluruh pemain dan pengurus PSB dalam acara penggalangan dana di Graha Pena, tadi malam. Foto bawah; skuat Laskar Pakuan memamerkan sepatu dukungan dari Hazairin Sitepu.

BOGOR–Gelombang dukungan pada Persatuan Sepakbola Bogor (PSB) terus mengalir. Tadi malam, CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu menggagas peng­galangan dana untuk membantu Laskar Pakuan berjuang di Super Jago Bola Pasundan (Jalapa) Liga 3 2017 Jawa Barat. Hasilnya, terkumpul dana tunai Rp70 juta, dan bantuan nontunai lainnya.

Bertempat di aula Graha Pena, bilangan KH Abdullah bin Nuh, penggalangan dana dihadiri berbagai kalangan dan instansi pemerintahan. Di antaranya, tokoh-tokoh masyarakat, akademisi, dan pebisnis yang tergabung dalam komunitas Bogor+Sahabats, unsur Muspida, serta pelaku dan pemerhati olahraga, khususnya sepak bola di Kota Hujan.

“Kita mungkin tidak ikut dalam manajemen PSB. Tapi kita bisa turut untuk memberikan spirit pada PSB. Kita berharap ini mencerminkan bahwa PSB ini bukan hanya milik manajeman dan pengurusnya, tapi juga milik masyarakat Kota Bogor,” ujar Hazairin Sitepu.

Dukungan itu dianggap layak diberikan karena skuat PSB pun sudah membuktikan prestasi mereka. Deddy Rizki dkk mampu bangkit hingga menembus 16 besar di Super Jalapa Liga 3 2017 Jawa Barat. Tim sepak bola yang pernah membanggakan Kota Hujan itu telah bangkit dari tidur panjangnya.

Bang HS -sapaan Hazairin Sitepu- yang bertindak sebagai moderator acara mempersilakan para tamu menyampaikan niat mereka memberi sumbangan. Tak sampai satu jam pengga­langan, terkumpul dana sebesar Rp70 juta. Belum lagi bantuan nontunai lainnya, termasuk 27 pasang sepatu dari Bang HS dan jersey lengkap dari tokoh masya­rakat Guntur Santoso (seleng­kapnya lihat infografis).

“Kita bantu 27 pasang sepatu. Kemudian terima kasih, suhu Guntur juga telah membantu kausnya. Malam ini sengaja saya mengajak teman-teman. Saya coba kumpulkan, siapa tahu teman-teman ini bisa dibantu,” ujarnya.

Bang HS mengaku merindukan kejayaan sepak bola dalam negeri yang dulu sempat bersaing dengan tim-tim Eropa. Kini, sepak bola Indonesia memprihatinkan, bahkan untuk bersaing dengan negara Asia perlu bersusah-payah. “Di Bogor dulu kita punya PSB yang dikenal luar biasa.

Dulu setara dengan Persikabo di level satu. Kemarin-kemarin itu sempat nyaris hilang, dan sekarang sudah mulai bangkit lagi. Saya terima kasih juga kepada teman-teman,” ujarnya.

Manajer PSB Lukman Malanuang mengapresiasi aksi penggalangan dana ini. Ia menghaturkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada PSB. Sejak dulu, pihaknya memang merindukan perhatian dari masyarakat, terutama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CEO Radar Bogor Hazairin Sitepu. Alhamdulillah, memang kondisi PSB ini perlu mendapatkan bantuan dari civil society yang ada di Kota Bogor. Kami sudah bicara juga dengan Pemkot Bogor, tapi kita tidak mau manja,” ucapnya.

Sepak bola memang membutuhkan anggaran yang cukup besar. Maka, ketika banjir bantuan dari berbagai pihak, segala keluhan mengenai sepatu pemain yang sudah usang pun bisa diganti dengan yang baru. “Memang banyak yang mengeluh ke saya bahwa banyak yang bulukan sepatunya karena beli sendiri-sendiri. Alham­dulillah kini mendapatkan bantuan,” kata Lukman.

Pemain penyerang PSB, M Deddy Rizki turut menyampaikan apresiasi semua pihak yang peduli dengan PSB. Ia menyebut perlakuan itu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain PSB untuk meraih juara. “Bersyukur atas bantuan yang ada. Ke depannya buat PSB lebih baik lagi, berharap pemerintah juga peduli dengan kita,” ujar Deddy.

Pemain gelandang serang PSB Rizky Lesmana bersyukur atas kepadulian terhadap PSB. Ia berharap, PSB bisa menembus final Super Jalapa Liga 3 2017 Jawa Barat. “Alhamdulillah bersyukur banyak yang peduli dengan PSB. Harapannya kita bisa semangat bisa lolos 16 besar dan semoga bisa sampe final,” tandasnya.(rp1/d)

Komentar Anda

Baca Juga