Beranda Ekonomi

Gaet Investor, Ubah Konsep Hunian

BOGOR–Green Valley Apartment mengubah konsep. Tidak hanya menawarkan apartemen kos-kosan, tetapi menggabungkan dengan kondo dan kondotel. Sehingga nantinya sebagian lantai akan dijadikan hotel. Dari Green Valley Apartment menjadi Bogorienze Resort. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan bahwa Bogor sebagai daerah terdepan dalam industri hospitality. Termasuk di dalamnya MICE (meeting, incentives, conferences, and event).

Lokasinya yang dekat ibu kota, pemandangan indah dan hawa sejuk, menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modal atau berinventasi terutama di bisnis penunjang pariwisata seperti hotel.

Salah satunya, Eureka Group, yang melalui kelompok usahanya, PT Nusa Raya Propertindo (NRP) memutuskan untuk mengembangkan kondominium hotel (kondotel) di Bogor.
Perusahaan tersebut telah mengambil alih pengembangan proyek lama, yakni Apartemen Green Valley Bogor yang kini berganti manajemen dan nama menjadi Bogorienze Resort. Hotel yang berlokasi di Jalan Bogor Inner Ring Road Lot 21 kawasan Nirwana Bogor Residence (BNR) ini berdiri di atas lahan seluas empat hektare.

Director PT NRP Ugik Sugiyanto mengatakan akan dibangun dengan dua tower yakni tower I dan II. Tower dengan konsep holiday kondo dan kondotel itu menargetkan aktivitas MICE.

”Satu tower sebagai holiday kondo serta satu tower lagi berkonsep kondotel,” kata Ugik kepada Radar Bogor di sela acara temu gathering konsumen di lokasi hotel akhir pekan lalu. Masing-masing tower akan dibangun kurang lebih 300 unit. Pada tower pertama, 300 unit kini sudah selesai konstruksinya setinggi 10 lantai.

Bahkan, paling lama pada Desember 2018 sudah bisa dilakukan serah terima dengan konsumen. Tower ini awalnya dikonsep sebagai apartemen tetapi diubah menjadi holiday kondo. Hal itu didukung kondisi lahannya yang berkontur tinggi dengan view Gunung Salak. Bangunan tertinggi di Bogor itu akan menerapkan konsep healthy living. Karena adanya perubahan konsep, pada lantai I–III tower pertama akan digunakan hotel.

“Di lantai 1–3 tidak lagi dijual. Bagi konsumen yang sudah ngambil di lantai 1–3, kami tawarkan ke lantai lain dengan harga yang sama, tidak perlu nambah biaya. Makin tinggi lantai makin mahal,” jelas Ugik.

Hotel milik perusahaan di kawasan ini akan dikelola manajemen Hotel Salak Hospitality yang telah sukses sebagai market leader atau pemimpin bisnis MICE di Bogor.

Bogorienze Hotel akan menjadi Hotel Salak ke-3. Grup Hotel Salak adalah leader untuk pasar MICE di Bogor dan sekitarnya. Dari data Bogor City Occupancy MTD pada 12-18 Oktober dan 7 November tahun lalu, tingkat hunian Hotel Salak The Heritage dan Salak Tower Hotel selalu berada di atas 81 persen.

Bahkan mencapai 87 persen. Apalagi, jumlah kamar hotel bintang tiga ke atas di Kota Bogor sekarang sekitar 3 ribu kamar dengan kebutuhan per hari mencapai 300 kamar. Oleh karena itu, penambahan 300 kamar baru di Hotel Salak Bogorienze dapat memenuhi tingginya kebutuhan kamar hotel di Kota Bogor.(mer/c)

Baca Juga