Beranda Politik

Bima Arya ”Gantung” PAN

KOMPAK: Para pengurus DPD PAN Kota Bogor saat melakukan rapat KPPD.

BOGOR-Setelah Wali Kota Bogor Bima Arya digadang-gadang maju mendampingi Ridwan Kamil sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Barat, Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) PAN Kota Bogor kini mulai merancang pembukaan pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Bogor.

“Tadi malam (kemarin, red) tim rapat membahas pembukaan pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Bogor yang ingin maju melalui PAN,” ujar Ketua DPPD PAN Kota Bogor, Mahakati kepada Radar Bogor, kemarin (4/9).

Menurutnya, langkah strategis politik tersebut dilakukan menyikapi sejumlah perkem­bangan politik yang dilakukan petahana, Bima Arya. Mahakati mengaku, sampai saat ini PAN belum mendapatkan kepastian dari Bima Arya terkait langkah politiknya.

“Sampai saat ini kami hanya tahu jika ia (Bima, red) tidak maju di Jawa Barat, tetapi di Pilwalkot belum ada keterangan. Jadi dibuka kesempatan yang ingin maju melalui PAN,” ujarnya. Ia mengaku, hanya ingin mene­gaskan kepada Bima Arya apakah maju di Pilwalkot Bogor atau tidak.

“Tetapi, jika nanti Bima Arya mendaftar, maka sebagai kader PAN tentunya kami akan prioritaskan. Untuk waktu dan batasan pendaftaran sedang kami rancang dan dalam waktu dekat ini akan diumumkan,” ujar dia.

Terkait Wali Kota Bogor Bima Arya yang dikabarkan sudah mendaftar melalui Demokrat, ia tak mempermasalahkan. Baginya, dengan jumlah kursi yang dimiliki PAN tentunya masih diperlukan koalisi dengan partai lain agar dapat mengusung di Pilwalkot Bogor.

Tak hanya itu, KPPD juga akan membuka kesempatan bagi warga Bogor yang ingin duduk di legislatif. “Kami akan melakukan kegiatan terkait HUT PAN, kami di sana sekaligus membuka pencalonan dini untuk bacaleg Kota Bogor,” terangnya.

Mahakati juga tengah me­nunggu perkembangan politik terkait dengan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono yang bakal mengusung kembali Bima Arya untuk maju menjadi bakal calon wali Kota Bogor. “Kita tunggu saja, sampai saat ini kami belum mendapatkan kepastian terkait itu (Demokrat, red),” pungkasnya.(ded/c)

Baca Juga