Beranda Metropolis

Jalur Ganda Bogor–Sukabumi Mulai Dibangun

BERBAGI
ILUSTRASI: Penumpang KA Pangrango tak pernah sepi menjelang akhir pekan di Stasiun Paledang. NElvi/Radar Bogor

BOGOR–Jalur ganda kereta api Bogor–Sukabumi tahun ini akan mulai dibangun. Presiden Joko Widodo memastikan anggaran untuk pembangunan jalur tersebut sudah tersedia.

“Kemarin sudah kita lihat sangat memungkinkan, dan tahun ini langsung kita segera kerjakan. Anggarannya kemarin dihitung kurang lebih Rp400-an miliar,” ujar Jokowi Jumat (1/9).

Mengingat besarnya manfaat bagi percepatan mobilitas orang dan barang, presiden menyatakan akan melanjutkan proyek tersebut hingga Cianjur dan Bandung. Rencananya, pekerjaan tersebut akan dimulai tahun depan dan selesai pada 2019 mendatang.

“Sudah saya perintahkan kemarin untuk disurvei yang dari Sukabumi menuju Cianjur, menuju ke Bandung. Revitalisasi total dilihat lagi juga, kalau itu tahun berikutnya berarti 2019,” tuturnya.

Selain itu, suami Iriana tersebut juga menjelaskan mengenai pembangunan jalan tol ruas Bogor-Siawi-Sukabumi yang seharusnya telah dimulai pada 1996. Namun, saat itu investor tidak segera memulainya, sehingga Jokowi memutuskan proyek tersebut diambil alih oleh BUMN.
“Insyaallah dua tahun lagi selesai, saya cek terus,” katanya menjanjikan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop I Jakarta Suprapto menyambut baik adanya rencana tersebut. Menurut dia, dengan adanya double track Bogor–Sukabumi akan meningkatkan okupansi penumpang setiap harinya. “Bisa meningkatkan kapasitas lintas dalam hal menampung penumpang,” kata dia kepada pewarta.

Suprapto menjelaskan, untuk perjalanan kereta api relasi Bogor–Sukabumi saat ini dilayani oleh KA Pangrango dengan jumlah perjalanan sebanyak enam kali perjalanan dalam sehari. Nantinya, ketika sudah dalam kondisi jalur ganda sedikitnya akan ada 20 perjalanan dalam sehari.

Menurut data terakhir KAI Daop I di Agustus 2017 (1–27 Agus­tus 2017), jumlah penum­pang yang dilayani KA Pangrango sebanyak 71.125 dari jumlah tempat duduk yang disediakan sebanyak 76.788 atau dengan persentase okupansi mencapai 93 persen.

Selain itu, manfaat lain adanya double track Bogor–Sukabumi adalah bisa mempercepat waktu tempuh KA. Saat ini, rata-rata waktu tempuh dari Bogor ke Sukabumi menggunakan KA Pangrango adalah dua jam.

“Manfaat lainnya adalah memperlancar perjalanan kereta api. Jadi, tambahan waktu karena adanya persilangan perjalanan kereta api bisa dihindari,” sebutnya.

Suprapto mengungkapkan, adanya double track Bogor-Sukabumi juga bisa mengurangi beban jalan raya dan mengurangi kerusakan jalan raya apabila truk barang dialihkan ke KA. Jalur KA Bogor–Sukabumi baru melayani satu kali perjalanan PP KA barang semen dan satu kali perjalanan PP KA batang aqua. “Betul sekali,” kata dia.(rp1)

Komentar Anda