Beranda Metropolis

Gerakan Biopori Diganjar Penghargaan

BERBAGI

 

PENGHARGAAN: Direktur Radar Bogor Group Aswan Achmad (empat dari kiri) mewakili CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu menerima penghargaan dari segenap pimpinan DPRD Kota Bogor atas kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan Lubang Resapan Biopori, Kamis (31/8).NELVI/RADAR BOGOR

BOGOR–Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat parpurna di gedung DPRD, Jalan Kapten Muslihat, Kamis (31/8). Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono, sedikitnya ada lima poin pembahasan.

Antara lain, penetapan raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016, pendapat akhir wali kota Bogor terhadap raperda pertanggung-jawaban pelaksanaan APBD tahun angaran 2016, penetapan rencana kerja DPRD Kota Bogor tahun sidang 2018, penyampaian laporan kinerja pimpinan DPRD Kota Bogor masa sidang II tahun sidang 2017, serta penutupan masa sidang II tahun 2017.

Selain itu, seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian Ali Agam, pimpinan DPRD juga melaksanakan sembilan kegiatan lainnya. Di antaranya yaitu koordinasi dan konsultasi, melakukan kunjungan kerja untuk mendapatkan referensi terhadap penyelenggaraan kelembagaan DPRD, juga melaksanakan rapat internal serta menerima audiensi.

”Bidang legislasi sesuai dengan program legislasi DPRD Nomor 23 Tahun 2017 yang tertuang dalam keputusan DPRD Kota Bogor Nomor 188.342-37 Tahun 2016, bahwa pada 2017 ini akan dibahas 23 rancangan peraturan daerah (raperda). Adapun, masa sidang kedua 2017 ini ada delapan raperda yang sedang dibahas pansus.

Di antaranya yaitu urusan pemerintahan, perlindungan lahan pertanian dan pangan berkelanjutan, perubahan atas Perda Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2),” papar Sopian.

Tak seperti biasanya, sebelum rapat paripurna digelar ada penghargaan yang diberikan kepada CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu yang diwakili Direktur Radar Bogor Group Aswan Achmad. Penghargaan tersebut merupakan tanda apresiasi atas kontribusi Hazairin terhadap lingkungan Kota Bogor melalui Gerakan Lima Juta Lubang Biopori dan Bogorku Bersih.(rp1/pkl5)

Komentar Anda

Baca Juga