Beranda Metropolis

Unpak Kembali Lepas 609 Wisudawan

BERBAGI
TERBAIK: Prosesi wisuda gelombang III tahun 2017 di Gedung Braja Mustika, kemarin (30/8). Nelvi/Radar Bogor

BOGOR–Universitas Pakuan mewisuda sebanyak 609 lulusan dari berbagai jurusan dalam Wisuda Gelombang III tahun 2017 di Gedung Braja Mustika, Rabu (30/8). Wisudawan berasal dari Program Pascasarjana S-3, S-2, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, FKIP, FISIB, Fakultas Teknik, Fakultas MIPA serta Program Diploma III. Wisuda kali ini merupakan wisuda kelombang III tahun 2017 kloter kedua, setelah kloter pertama yang dilaksanakan seminggu lalu.

Rektor Unpak, Bibin Rubini kembali menegaskan bahwa saat ini tidak ada satu pun lembaga atau perusahaan yang menjamin aman dari gelombang volatile (ketidakstabilan), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kerumitan) dan ambiguity (kerancuan). “Tidak ada satu usaha pun yang stabil, kompetisi semakin ketat, dan perekonomian semakin tidak pasti,” kata Bibin.

Indonesia sedang terimbas pelemahan ekonomi global. Pada 2015, perekonomian negara ini hanya mencapai 4,17 persen, ditambah pelemahan nilai mata uang rupiah terhadap dolar. “Kita harus mulai berpikir untuk mencari jalan keluar yang terbaik demi mempertahankan negara kita,” bebernya.

Ia berpesan, menjadi lulusan yang berkualitas harus memiliki keseimbangan antara aspek individu, sosial, dan kebangsaan. Menyadari itu, Unpak memberikan pembekalan soft skill berupa public speaking, personal branding, etika dan manner serta teknik wawancara. Hal ini agar wisudawan mampu bersaing dalam menghadapi dunia kerja.

Secara konsisten, Unpak juga melaksanakan tradisi pendidikan dan latihan bela negara setiap awal tahun bagi para mahasiswa baru. Hal ini dilaksanakan sebagai komitmen para pendiri Unpak agar menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas, mampu bersaing dan mencintai negerinya.

“Saya meyakini bahwa output pendidikan yang baik hanya lahir dari sebuah proses yang memiliki kualitas baik. Dengan keyakinan itu pula, Universitas Pakuan terus berupaya menciptakan atmosfer belajar yang kondusif sehingga segala potensi yang dimiliki mahasiswa dapat berkembang optimal. Pada akhirnya akan terbentuk insan-insan cendekia yang bukan hanya memiliki kompetensi unggul, tetapi dibarengi dengan kepribadian yang baik dan adaptif terhadap perubahan,” papar Bibin.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjutnya, tata pergaulan dalam kehidupan kampus Universitas Pakuan yang selalu mengedepankan silih asih, silih asah, silih asuh terus ditingkatkan untuk menghasilkan manusia-manusia yang bageur, cageur, bener, pinter, singer, jujur, jeung motekar.(ran/c)

Komentar Anda