Beranda Olahraga All Sport

Melongok UKT PPS Betako Merpati Putih Cabang Kabupaten Bogor

BERBAGI
KOMPAK: Berbagai kelompok latihan (kolat) menghadiri ujian kenaikan tingkat (UKT) yang digelar PPS Betako Merpati Putih, salah satunya Kolat Nirwana.

Merpati Putih (MP) merupakan salah satu perguruan pencak silat bela diri tangan kosong. Atau disebut PPS Betako Merpati Putih. Dari sejarahnya, perguruan ini merupakan salah satu aset budaya bangsa yang mulai terbentuk aliran jenis bela diri pada 1550-an. Keberdaannya pun perlu dilestarikan dan dikembangkan. PPS Betako Merpati Putih bahkan sudah memiliki ribuan anggota yang tersebar di seluruh Nusantara. Seperti apa kegiatan PPS Betako Merpati Putih, khususnya di Kabupaten Bogor?

Perguruan Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih cabang Kabupaten Bogor baru saja mengadakan ujian kenaikan tingkat (UKT) di gedung DPC PPP Kabupaten Bogor, Minggu (27/8) lalu. Ratusan pesilat dari PPS Betako Merpati Putih memenuhi pelataran parkir gedung DPC PPP Kabupaten Bogor selama dua hari (Sabtu-Minggu).

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Merpati Putih Jawa Barat, Yuwono Darpito mengatakan, UKT menjadi ajang regenerasi atlet. Ke depan, dia berharap atlet pencak silat bisa menjadi andalan tim Jabar maupun Kabupaten Bogor.

Ketua PPS Betako Merpati Putih cabang Kabupaten Bogor, Pipih Rusmana mengatakan, UKT kali ini diikuti pesilat wilayah Bogor. Mereka tampak antusias mengikuti semua materi ujian yang diberikan. Antara lain uji fisik, pematahan benda-benda keras, tata napas, dan tata gerak.

Uji fisik, kata Pipih, berupa lari 10 kilometer yang dilakukan pagi hari mengelilingi Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor. Ujian lainnya, pematahan terhadap benda-benda keras yang dilakukan berupa beton cor, gagang pompa dragon dan pelat baja. “Diujikan juga tata gerak yang berupa gerak dasar, langkah, pengarahan, praktis, terikat dan tangkap kunci,” ujarnya.

Menurut Pipih, kegiatan tersebut juga menjadi persiapan keikutsertaannya pada Kejuaraan Nasional Merpati Putih 2018. Sementara itu, peserta UKT berasal dari beberapa kolat (kelompok latihan) di Kabu­paten Bogor, di antaranya SMPN 1 Gunung Putri, SMA Budiniyah, Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Cilendek, Bina Bangsa Mandiri, Susu Bendera, Puri Nirwana 3, Sekolah Anak Indonesia (SAI) dan Danone. Peserta terdiri dari berbagai tingkatan, mulai dari dasar 1 hingga balik 2.(cr1/nal/c)

Komentar Anda