Beranda Female

Nina Anisah, Owner House of Anisah yang Miliki 30 Marketer

BERBAGI

 

PERLUAS: Untuk menambah wawasan berbisnis, Nina kerap mengikuti berbagai pelatihan dan bergabung dengan banyak komunitas. Foto : Nina for Radar Bogor

Menjalani rumah tangga harus seimbang dan saling melengkapi. Dan untuk sukses, diperlukan usaha dari kedua belah pihak dan pengorbanan suami atau istri untuk mendapatkannya. Jika pasangan suami istri (pasutri) sudah sepakat memutuskan yang terbaik bersama-sama, maka hasil yang didapat menjadi sebuah kesuksesan besar. Prinsip itulah yang dipegang Nina Anisah, ketika dia memutuskan membuka bisnis online.

Wanita kelahiran Bogor, 20 Februari 1985, ini awalnya pegawai salah satu bank di Jakarta. Setelah menikah, Nina memilih mengundurkan diri mengikuti keinginan suami. Mulanya, Nina merasa bosan karena tidak mempunyai kegiatan. Akhirnya, Nina mencoba memanfaatkan media sosial untuk mencari kegiatan, salah satunya berbisnis online.

Semenjak SMA, Nina memang aktif dalam kegiatan organisasi yang berhubungan dengan wirausaha. Nina sangat suka berjualan dan memasarkan produk, termasuk ketika masuk perguruan tinggi, Nina tetap aktif di divisi dana dan usaha dalam organisasinya. Nina mencoba menjual dan memasarkan berbagai macam produk, mulai dari baju muslim, produk kecantikan hingga herbal.

Dalam membangun bisnisnya tersebut, dia mendapat omzet tinggi, mendapat reward secara gratis pergi keluar negeri bahkan sempat gagal berbisnis. Tapi hal itu tidak membuatnya menyerah terhadap situasi, kegagalan menjadikannya acuan meraih kesuksesan.

Pada awal 2017, Nina ditawari kerabat dekatnya memulai bisnis baru, yaitu dengan menjual produk herbal. Sempat diragukan suami karena melihat perjalanan bisnisnya yang terdahulu. Namun, Nina mampu meyakinkan suami untuk mengizinkan kembali membangun bisnisnya. Setelah mendapat izin dari suami, Nina mulai membangun binis online yang diberi nama House of Anisah dengan menjual produk dari TinQu.

Nina fokus menjual produknya dengan menjadi satu-satunya distributor di Bogor. Produk herbal organiknya itu dalam bentuk berbagai olahan, mulai buah, sabun, lotion hingga daun teh. “Alhamdulillah, meskipun baru mulai dari awal tahun, namun bisa menghasilkan puluhan juta dengan hanya berjualan online. Di balik itu semua, ada usaha dan doa yang selalu saya panjatkan,” tutur Nina Anisah selaku owner dari House of Anisah.

Saat ini, Nina sudah memiliki 30 marketer, dengan dua agen dan lima reseller dan memasarkan produknya melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan produknya sudah sampai ke seluruh Indonesia bahkan Singapur. “Saya ingin memperluas dan mengembangkan bisnis online ini dengan membantu ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan. Saya ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain dan meningkatkan perekonomian umat,” tukasnya.(cr6/c)

Komentar Anda