Beranda Berita Utama

Berjuang hingga Akhir

BERBAGI
BERJIBAKU: Pemain Timnas Indonesia U-22 Hansamu Yama Pranata (kiri) dan Yabes Roni (dua dari kanan) berebut bola dengan pemain Vietnam di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Malaysia, Minggu (20/8).FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

SELANGOR–Hasil imbang tentu bukan harapan Indonesia U-22 saat menghadapi Vietnam tadi malam (22/8). Garuda Muda hanya mampu menahan imbang Vietnam tanpa gol pada laga keempat grup B SEA Games 2017.

Namun, hasil tersebut patut disyukuri. Sebab, Garuda Muda harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-64. Ini setelah Hanif Sjahbandi mendapatkan kartu kuning keduanya pada laga tersebut setelah sebelumnya diganjar kartu kuning di menit ke-53.

Praktis di sisa 26 menit per­tandingan, Indonesia mene­rap­kan compact defense. Se­dangkan Vietnam meng­ambil alih permainan dengan melalui lini tengah.
Bahkan, Vietnam sempat mencetak dua gol yang keduanya dianulir wasit Al Yahudi Omar asal Ini Emirat Arab. Pergantian Satria Tama yangyangdengan mengalami cedera dengan Kurniawan Kartika Aji di bawah misatar gawang Garuda Muda juga tidak mengurangi pertahanan pertahanan Indonesia.

Bahkan, Kartika Aji mampu membuat penyelamatan gemilang saat penyerang Vietnam, mela­kukan tendangan di menit akhir pertandingan. Laga yang ber­langsung di Stadion Selayang, Selangor, Malaysia tadi malam juga dipadati pendukung kedua kesebelasan.

Hampir tidak ada ruang kosong di tribun suporter yang tersisa. Bagi Garuda Muda, bermain tanpa seorang Evan Dimas Darmono di lini tengah cukup berpengaruh. Terutama dalam kontrol lini tengah.

Dengan demikian, Indonesia hanya cukup menang dengan skor 3-0 saat menghadapi Kam­boja di laga terakhir. Sedangkan, Vietnam bakal saling bunuh Thailand di laga pemung­kas grup B. “Game plan yang kami siapkan dalam latihan, tidak ber­jalan sepanjang pertan­dingan,” kata pelatih Indonesia, Luis Milla. (nap/irr)

Komentar Anda