Beranda Berita Utama

HUT Kemerdekaan Ke-72 RI Bertabur Hadiah di Kampus Borcess 1

BERBAGI
SEMARAK: Artis ibu kota, Ibnu Jamil (kiri) dan Micelle Zudith (tengah) serta Ketua Yayasan Bogor Centre School (Borcess) 1 Muztahidin Al Ayubi (kanan) selfie bersama ribuan siswa-siswi Borcess 1.

Aneka perlombaan menghiasi perayaan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia, di sejumlah sekolah di Tanah Air. Tak terkecuali Sekolah Taruna Terpadu Bogor Centra School 1 (Borcess One). Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah menebar beragam hadiah dan reward bagi semua civitas terbaik.

SELAMA perayaan, tiga unit lembaga pendidikan: SMP, SMA dan SMK Taruna Terpadu 1 Borcess One, menggelar berbagai kegiatan. Kegiatan pertama dilakukan oleh Ketua Yayasan, Muztahidin Al Ayubi bersama para siswa yakni penandatanganan MoU Borcess One menuju era kekinian, menuju generasi cerdas dan berdaulat.

Kepala SMK Borcess 1 Supriyatna menga­takan, penandatanganan MoU sekaligus launching program pendidikan bela negara dihadiri oleh 10.000 siswa. “Asumsinya, dengan pendidikan karakter, menuju pelajar cerdas, berdaulat, sesuai arahan pemerintah pada tahun lalu bahwa setiap sekolah mulai dengan pendidikan bela negara,” kata Supriyatna kepada Radar Bogor.

Tahun ini, sebanyak 80 pelajar disiapkan dalam program menjaga kredibilitas dan kedisiplinan di sekolah. Bersama dewan guru dan staf, mereka akan disiapkan menjadi polisi siswa.

Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke­marin berlanjut dengan acara pentas seni dengan menghadirkan artis ibu kota, Ibnu Jamil dan Micelle Zudith. Yatna -sapaan Supriyatna- me­nyebut kehadiran artis ibu kota ini bukan yang pertama di Borcess 1. “Tujuannya untuk memberi semangat serta motivasi para siswa untuk berkarya. Khu­susnya bagi peserta didik jurusan multimedia,” ungkapnya.

Yang tak kalah menarik Borcess 1 memberi puluhan hadiah menarik bagi semua civitas. Mulai beasiswa sarjana kepada dua penghuni sekolah yakni seorang office boy dan staf tata usaha, beasiswa pascasarjana yang didapatkan oleh dua staf, juga pembagian lima unit motor Yamaha NMAX, tiga unit motor listrik bagi anak-anak berprestasi serta dua hadiah keberangkatan ibadah haji bagi dua guru.

Pemilihan para penerima hadiah itu melalui hasil undian yang telah diseleksi terlebih dahulu oleh panitia. Tentunya diawali dengan melihat kinerja masing-masing pemenang yang dikalkulasikan selama satu tahun terakhir.

“Semua yang berada di sekolah, mulai siswa, guru, staf, office boy, sekuriti merupakan pejuang pendidikan, para pahlawan pendidikan. Makanya, berangkat dari situ, ketua yayasan ingin memberikan apresiasi kepada para pahlawan pendidikan di lingkungan Borcess 1 ini, setelah apa yang mereka lakukan,” tegas Yatna.

Ketua Yayasan Muztahidin Al Ayubi menambahkan, Indonesia di umurnya yang ke-72 perlu kedaulatan yang pasti. Maka dari itu, Borcess 1 berharap bisa menghadirkan para taruna hebat yang dapat melanjutkan bangsa yang berdaulat tanpa ada dikriminasi, bullying dan pelecehan.

“Saya selalu menegaskan pada semua civitas agar menjadi manusia berilmu karena menjadi manusia berilmu itu terhormat, setiap muslim harus mencari ilmu,” tegasnya.

Ia juga berharap pencapaian Borcess 1 sesuai dengan moto mereka, yaitu menjadi jawara di bidang sarana terlengkap. Saat ini sudah diwujudkan dengan adanya hotel, asrama, mobil listrik, produksi air mineral sendiri, layanan kesehatan, dokter dan ambulans, serta sarana flying fox.

“Menjadi sekolah juara, bukan hanya prestasi berupa piala, tapi tercatat di sejarah. Karena anak kami mampu dan siap berprestasi bersaing di MEA dan AFTA, itu pun sudah dibuktikan dengan kami memberangkatkan anak-anak ke China, Jepang dan Thailand,” bebernya.

Terakhir yaitu ’’kabisa’’, yang mencerminkan bahwa para peserta didik di Borcess 1 memiliki keahlian di bidang yang mereka geluti masing-masing. Hasilnya pun akan mereka apresiasikan melalui sebuah pameran hasil karya. “Kami akan menghadirkan suatu sarana seperti pameran brosur, hiasan bunga, semua hasil divisi unit dijadikan pameran,” tukasnya.(ran/c)

Komentar Anda