Beranda Politik

Politik Uang Belum Bisa Dihilangkan

BERBAGI

BOGOR–Setiap hajatan politik sejumlah daerah di Indonesia, tak terlepas dari praktik money politic. Saat ini, etika berpolitik yang kurang baik tersebut masih tidak dapat dihindari. Setidaknya, itu menjadi salah satu agenda silaturahmi dan dialog politik bertajuk Mengembalikan Demokrasi Kerakyatan, dengan penekanan sub tema Memenangkan Pemilu 2018-2019 tanpa Money Politic, Mungkinkah?

Acara yang dihelat Bogor Political Club (BPC) tersebut, membahas seputar proses pemilu demokratis yang dihadiri sejumlah politisi daerah hingga nasional, Sabtu (19/8). Wali kota Bogor, Bima Arya mengaku, ada beberapa strategi politik yang dapat digunakan untuk memenangkan hajatan politik, ideologi, strategi dan terakhir materi.

Menurutnya, pagu logistik politik akan sangat tergantung strategi politik. “Rp1 miliar belum tentu equivalent dengan jumlah suara, bahkan ada calon yang tidak ada apa-apanya, tetapi strateginya dasyat, banyak orang sampai hari ini, tidak bisa menggunakan survei secara maksimal,” ujar Bima.

Praktisi Sales & Marketing, Hasan Haikal justru berpandangan menuturkan, money politic (politik uang) dapat dihilangkan tetapi tidak saat ini. “Proses edukasi ini tidak sampai ke masyarakat, proses pengamalam Pancasila tidak mendarah daging ke masyarakat,” tukasnya.(ded/c)

Komentar Anda