Beranda Politik

Demokrat Manjakan Bima

BERBAGI
PENDEKATAN: Ketua DPD PAN, Safrudin Bima (kemeja biru) saat berdialog dengan para ketua partai, akhir pekan kemarin.

BOGOR–Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada), suhu politik di Kota Bogor semakin memanas. Kesempatan petahana Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali satu paket bersama Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman dalam Pilwalkot 2018 pun sepertinya semakin tipis.

Pasalnya, partai besutan Bambang Susilo Yudhoyono, Demokrat, sampai saat ini masih keukeuh mengusung kembali Bima Arya menjadi bakal cawalkot dalam pilkada nanti, sekalipun dirinya merupakan kader PAN.

Hal tersebut juga dikuatkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarif Hasan yang datang saat menjadi salah satu narasumber dalam silaturahmi dan dialog politik bertajuk Mengembalikan Demokrasi Kerakyatan di Grand Savero Hotel, akhir pekan lalu.

Secara terang-terangan, ia mengisyaratkan dukungannya terhadap Bima. Menurutnya, sampai saat ini DPP Demokrat belum mengeluarkan SK penetapan figur siapa yang bakal diusung untuk menjadi bakal cawalkot Bogor 2018.

“Tentunya, ini masih atas nama pandangan pribadi, nanti kalau sudah resmi SK sudah keluar saya informasikan,” ujar suami Inggrid Kansil itu.

Ketertarikan terhadap figur Bima Arya, kata dia, berawal dari usungan Demokrat saat Pilwalkot Bogor 2013. “Sekalipun bukan orang Demokrat tapi kinerjanya (Bima Arya) bagus dan diusung. Kalau itu bagus, ya kenapa tidak, logikanya begitu,” terangnya.

Mengenai kabar Bima Arya yang tidak ingin kembali berpasangan dengan Usmar Hariman, dengan tegas Syarif Hasan memberikan penjelasan. “Untuk wakilnya (DPP Demokrat, red) masih dalam pembahasan, kemungkinannya siapa enggak tahu, itu terserah Pak Bima,” tegasnya.

Sementara itu, diam-diam sejumlah petinggi partai di Kota Bogor mulai melakukan pertemuan dengan Ketua DPD PAN, Safrudin Bima. Di antaranya, pimpinan Partai Golkar, NasDem, PDIP, Perindo, Gerindra, dan PBB. “Saya sekaligus mengenalkan tiga calon wali Kota Bogor, ini konfigurasi yang sangat manis bagi saya,” ujar Safrudin Bima saat pengajian rutin malam Jumat di Majelis Taklim Amanah DPD PAN Kota Bogor sekaligus syukuran HUT RI.

Saat disinggung, tidak semua partai politik datang dalam kegiatan tersebut terutama Usmar Hariman. Pria yang lahir bertepatan dengan HUT RI itu mengaku, telah mengundang dalam grup kelompok ketua parpol di Kota Bogor.

Jika ada pembahasan terkait pilkada, kata dia, persoalan tersebut merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindarkan. “PAN jelas, Bima di depan figurnya. Saya mau mencocokkan dengan teman-teman saya ini, itu saja,” tutupnya.

PAN sendiri rencananya akan melakukan rapat kerja nasional (Rakernas) pada 21 hingga 23 Agustus 2017 yang salah satu agendanya membahas calon kepala daerah, termasuk untuk Kota Bogor.(ded/cr6/c)

Komentar Anda