Beranda Metropolis

Tebar Bantuan Rehab Masjid dan Musala

BERBAGI
BERBAGI: Baznas Kota Bogor membagikan paket pendidikan dan paket perbaikan masjid kepada warga Bogor.

BOGOR–Memeriahkan HUT ke-72 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor membagikan puluhan paket perbaikan untuk bangunan masjid dan musala. Selain itu, mereka juga menyalurkan bantuan dari Baznas Jawa Barat berupa paket pendidikan ke 505 siswa-siswi Kota Bogor di Balaikota, Rabu (16/8).

Ketua Baznas Kota Bogor, Ahmad Chotib Malik mengatakan, sedikitnya ada sekitar 31 bangunan yang mendapat bantuan perbaikan. Beberapa di antaranya yaitu bangunan masjid, musala, tempat pengajian Alquran (TPA), serta madrasah. Masing-masing mendapatkan bantuan uang sebesar Rp15 juta. “Dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan dan sebagai bentuk rasa syukur, maka pengumpulan zakat dari muzaki, kita salurkan,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Di tempat yang sama, pihaknya juga membagikan 505 paket pendidikan kepada siswa-siswi Kota Bogor secara simbolis. Menurutnya, bantuan tersebut berasal dari Baznas Jawa Barat yang dibagikan melalui Baznas Kota Bogor.

Komisioner Baznas Kota Bogor Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Rusli Saimun menyebutkan, bantuan yang diberikan kepada 505 pelajar itu berupa perlengkapan yang nilainya mencapai Rp175 ribu per paketnya. “Kita mendapat bantuan dari Baznas Jabar sebanyak 505 paket pendidikan berupa tas alat-alat tulis dan Alquran senilai Rp175 ribu, yang kita bagikan untuk anak-anak tidak mampu,” bebernya.

Mengenai program rehab bangunan ibadah. Meski penyalurannya berupa uang tunai, tapi menurutnya, Baznas Kota Bogor tetap memantau. Nantinya, penerima diminta menuliskan rencana anggaran biaya (RAB) sesuai kebutuhan perbaikan. “Jadi, kebutuhan kerusakannya apa yang diperbaiki, dari RAB itulah yang kita berikan, dan mereka yang mengerjakan,” papar Rusli.

Jumlah bantuan yang dibagikan untuk 31 bangunan, dianggapnya masih sebagian kecil dari bangunan di Kota Bogor yang membutuhkan perbaikan. “Masih banyak banget, 31 bangunan itu hanya berapa persennya dari yang mengalami kerusakan. Banyak sekali TPA dan madrasah yang memang tidak dibantu oleh pemerintah,” tandasnya.(rp1/c)

Komentar Anda