Beranda Uncategorized

Tambah Kuota BPJS 23.589 Jiwa

BERBAGI

BOGOR–Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap menambah kuota penerima bantuan iuran (PBI) dari sebelumnya 96.411 jiwa menjadi 120 ribu jiwa. Penambahan kuota PBI sebanyak 23.589 jiwa ini, mengingat masih banyaknya warga tidak mampu yang belum ter-cover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Rubaeah mengatakan, penambahan kuota PBI 120 ribu jiwa ini sesuai dengan SK Wali Kota Bogor. Jika dikonversi, penambahan tersebut memerlukan anggaran sekitar Rp7 miliar. Angka tersebut belum ditambah dengan tunggakan 43 ribu jiwa warga Kota Bogor ke BPJS Kesehatan. “Jumlah 43 ribu jiwa diseleksi dulu, mana yang memang warga tidak mampu, dan itu jadi tanggung jawab Pemkot juga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemkot juga akan menyiapkan ambulans yang representatif untuk digunakan bagi pasien yang kritis. Pasalnya, keterbatasan ambulans membuat pasien rujukan dari rumah sakit satu ke rumah sakit lain memakai ambulans dari pihak luar, dengan biaya cukup mahal sekitar Rp2 juta. “Kami berinisiatif untuk menyediakan ambulans karena yang dimiliki Dinkes sekarang hanya untuk pertolongan pertama saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kota Bogor Yerry Garson Rumawak mengatakan, penambahan kuota PBI ini memang menjadi kewajiban pemerintah untuk menjamin masyarakat tidak mampu yang belum ter-cover JKN. “Ini juga menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak mampu,” pungkasnya.(wil/c)

Komentar Anda