Beranda Pendidikan

Kekurangan Pembina Pramuka

BERBAGI
Sejumlah anggota Pramuka menumpang mobil bak terbuka pada HUT Pramuka di Lapangan Tegalonceng, Senin (14/8)

BOGOR–Kwarran Bogor Barat kekurangan pembina pramuka, khususnya di Kwarran Bogor Barat. Hal itu disampaikan Ketua Panitia HUT Pramuka Kwarran Bogor Barat, Sumarna.

Di sela-sela meriahnya kegiatan yang mereka laksanakan di Lapangan Tegal Lonceng Margajaya, Sumarna mengatakan, minimnya para generasi muda yang tertarik melanjutkan kemampuannya sebagai pembina Pramuka menjadi masalah.

Dari kurang lebih 100 sekolah yang berada di lokasi Kwarran Bogor Barat, hanya ada kurang lebih 70 pembina. Yang artinya mereka masih kekurangan pembina kisaran 30 orang. “Biasanya kami isi dengan para anggota Pramuka yang sudah mahir untuk menjadi pembina. Misalnya yang sudah mendapatkan peringkat Pramuka Garuda,” kata Sumarna kepada Radar Bogor.

Tapi, setelah mereka lulus dan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, kata dia, minim sekali yang melanjutkan pendidikan Kursus Mahir Dasar (KMD) dan juga Kursus Mahir Lanjutan (KML).

”Sama saja seperti kondisi guru saat ini, kita kekurangan guru PNS, tapi bisa ditopang sama guru honorer. Sama saja kayak di Pramuka,” tambahnya.

Makanya, dengan berbagai penguatan kepramukaan di setiap kegiatan Pramuka, diharapkan para generasi muda semakin banyak yang terus terlibat dan terus melanjutkan kariernya di Pramuka.

Sementara itu, kegiatan HUT Pramuka tahun pertama yang dilakukan di tingkat Kwarran ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik. Seperti pesta Siaga, karnaval, lomba tradisional, berbagai games, biopori dan penanaman sejumlah pohon di lokasi yang sama.

Serta upacara yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono yang juga didampingi Wakil Ketua DPRD Hery Cahyono. Dengan tema ‘Bekerja untuk Kaum Muda Mewariskan yang Terbaik bagi Bangsa’, ia berharap semua peserta dapat terbentuk kepribadian mandiri, kreatif dan inovatif sebagai generasi bangsa.(ran/c)

Komentar Anda