Beranda Olahraga Kickers

Catatan Rekor Buruk

BERBAGI

INGGRIS–Hasil mengejutkan tersaji di pekan pertama Premier League 2017-2018. Juara bertahan, Chelsea, kalah 2-3 saat menjamu klub medioker Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (12/8) malam WIB.

Kekalahan tersebut memberikan catatan buruk bagi The Blues, julukan Chelsea. Untuk pertama kalinya sejak 1968, juara bertahan kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris kalah pada laga pertama musim berikutnya.

Tim terakhir sebelum Chelsea yang mengalami hasil buruk, yakni kalah pada laga perdana dengan status juara bertahan adalah Manchester United pada 1967-1968 dan Manchester City pada 1968-1969. Bagi Chelsea sendiri, ini untuk kali pertama di era Premier League, kalah pada laga perdana dengan status juara bertahan.
Tak hanya itu, rekor buruk lain juga muncul.

Seperti diketahui, Chelsea sudah kebobolan tiga gol pada babak pertama. Tim asuhan Antonio Conte itu menjadi juara bertahan pertama yang kebobolan tiga gol pada laga perdana musim berikutnya.

Selain itu, untuk pertama kali pula Chelsea kebobolan tiga gol pada babak pertama dalam laga Premier League di Stamford Bridge.

Tak ada yang salah dengan Chelsea saat memulai laga. Conte lebih memilih memasang Michy Batshuayi sejak menit awal dan mencadangkan Alvaro Morata dengan pertimbangan matang. Batshuayi telah terbiasa bermain di kompetisi Inggris lantaran musim lalu sudah bergabung bersama Chelsea.

Chelsea harus bermain dengan sembilan pemain, setelah kapten Garry Cahill dan Cesc Fabregas, mendapat kartu merah. Gol Burnley dicetak masing-masing oleh Sam Vokes dengan dua gol, serta Ward. Sementara, gol Chelsea dicetak Alvaro Morata, dan David Luiz.

Usai pertandingan, Manajer Chelsea, Antonio Conte mengutarakan kekecewaannya. “Anda dapat melihat dalam tiga pertandingan terakhir kami di mana 10 orang melawan Arsenal, dan sekarang dengan sembilan orang. Saya harus belajar formasi dengan 10 dan sembilan pemain, karena saat ini terjadi begitu teratur,” ujarnya seperti dikutip Telegraph.

Menurutnya, timnya tidak bisa mengatur ketengan saat Gary Cahill mendapat kartu merah. Ia pun ogah mengomentari keputusan wasit atas keputusannya memberikan kartu merah. “Saya lebih memilih untuk tidak mengomentari keputusan wasit. Tapi penampilannya, saya pikir pelatih bisa membuat kesalahan, para pemain bisa membuat kesalahan dan wasit … iya, “ katanya.

Sementara, Manajer Burnley, Sean Dyche begitu senang dengan kemenangan timnya. “Sebagai permulaan ini adalah kemenangan, dan ini merupakan kemenangan tandang,” kata Dyche.

“Kupikir wasit itu fantastis untuk menangani seluruh kejadian di stadion, dan mengelurkan keputusannya,” tandasnya.(jpg/dkw)

Komentar Anda