Beranda Berita Utama

Jaga Kekompakan Bikers dan TNI

BERBAGI
KOMPAK: Komandan Korem 061/Suryakancana Kolonel Inf Mirza Agus, bikers, Komunitas Bogor+Sahabats (Bobats) kompak mengikuti acara Riung Mungpulung Bikers TNI di Makorem 061/Suryakancana, Bogor, kemarin (12/8).FOTO-FOTO: OMER RITONGA/ RADAR BOGOR

BOGOR–Sekitar 1.500 bikers dari 200 lebih klub motor Bogor, Bandung, Tangerang hingga Lampung, berkumpul dalam Riung Mungpulung Bikers TNI 2017 di lapangan tenis Makorem 061 Suryakancana, kemarin (12/8).

Komandan Korem 061/Suryakancana Kolonel Inf Mirza Agus mengatakan, bikers memiliki potensi yang luar biasa. Untuk itu, pihaknya menjadi wadah untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia. “Kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi dan lebih mengenal sesama bikers. Juga kekompakan dan solidaritas,” ujar Mirza.

Selain berkumpul para bikers, juga diberikan wawasan kebangsaan bela negara. “TNI dan bikers bisa saling berbagi pengetahuan dan ilmu. Para bikers bisa berbagai ilmu terkait motor,” sambungnya.

Acara yang didukung Komunitas Bogor+Sahabats (Bobats) itu juga dihadiri para ketua bikers dan ketua ormas dari PPM dan FKPPI serta CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu.

Ketua panitia, Bambang Ciras mengatakan, bikers yang sudah terdaftar mencapai 1.500 orang dari ratusan klub pencinta motor se-Bogor Raya. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah seiring kegiatan hingga malam hari. “TNI dan bikers bisa saling mendukung dan dapat memberikan warna yang berbeda. Bikers siap membantu TNI untuk masyarakat bersama,” kata Bambang.

Pembina Gegedug Bikers, Gatut Sutanta menambahkan, bikers merupakan salah satu kelompok informal yang akan terus berkembang. “Bikers berkembang terus. Melibatkan bikers, melibatkan masyarakat yang besar,” terang Gatut. Dengan memadukan kelompok formal dan informal, diakuinya akan lebih baik dan kebersamaan akan tumbuh.

Selain itu, acara juga diiringi kegiatan sadar lingkungan dengan mengumpulkan sampah di sekitar Makorem 061/Suryakancana di Jalan Merdeka hingga Pasar Anyar, Kota Bogor. Ada pula pelatihan bagaimana membuat lubang biori.

Sebagai wujud keterlibatan bikers kepada masyarakat, bikers langsung bakti sosial berupa bebersih sampah di kawasan Jalan MA. Salmun dan pengenalan lubang resapan biopori. Selain itu, malam harinya ada deklarasi bikers.

Puncaknya, digelar rolling thunder diikuti bikers menempuh rute Markas Korem sampai GOR Pajajaran, nonton bareng dan pelatihan bela negara. Kemudian, aksi lainnya akan melaksanakan upacara kemerdekaan 17 Agustus. “Rencananya akan dilaksanakan di puncak Gunung Kapur, Ciampea, bersama budayawa,” kata Gatut.(mer/c)

Komentar Anda