Beranda Berita Utama

Polda Jabar Kumpulkan Pemangku Adat Sunda

BERBAGI

BOGOR-Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Sawala Kebangsaan “Indonesian Nation Spirit” Masyarakat Adat dan Budaya Sunda 2017, yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat hingga Minggu (11-13/8).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan saat membuka Sawala Kebangsaan, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya dalam merajut kerja sama dengan para tokoh adat dan budaya di tatar Sunda.

“Para pemuka dan pemangku adat memiliki peran strategis dalam membina masyarakat. Karenanya kami gelar kegiatan ini,” ungkap Anton.
Istilah Sawala, beber Anton, berasal dari trase Kerajaan Galuh pada abad ke-7 M. Saat itu ada sawala atau perundingan antara Prabu Sanjaya dengan Prabu Manarah (Ciung Wanara) yang memiliki ikatan keponakan dengan paman.

Perhelatan Sawala Kebangsaan merupakan kegiatan akbar perdana Polda Jawa Barat dalam melibatkan para pemuka adat dan budaya.
Menurut mantan Kapolda Sulawesi Selatan itu, budaya dapat dijadikan solusi dalam mengatasi berbagai masalah kebangsaan, seperti radikalisme dan terorisme.

“Dalam budaya tabu melakukan perang terhadap saudara. Budaya juga mengajarkan kedamaian dan kerendahan hati. Kita tidak mungkin bisa membangun dalam kondisi perang,” tegas Anton.

Para pemangku adat dan budaya yang mengikuti Sawala Kebangsaan diharapkan dapat menjadi aktor utama terwujudnya kedamaian, keamanan dan kondusivitas di Jawa Barat ke depan.

“Tahun 2018 ada pilkada serentak, kami berharap dapat berjalan dengan baik dan kondusif. Karenanya kami siapkan dari sekarang, dengan cara merangkul dan memperkuat partisipasi para tokoh adat dan budaya,” papar Anton.

Sawala Kebangsaan 2017 diikuti 880 orang budayawan dari 22 Polres kabupaten/kota di lingkungan Polda Jawa Barat. Sekretaris Baraya Kujang Pajajaran (BKP), Ahmad Fahir mengatakan, kegiatan tesebut sangat positif dalam merajut silaturahmi dan memperkuat jejaring antarinsan budaya di Jawa Barat.

Pihak BKP sendiri, lanjut Ahmad Fahir, mengirimkan 40 orang peserta yang terdiri dari para sepuh, kaum muda serta para pelaku kesenian tradisional Sunda. Rombongan BKP dipimpin oleh kasepuhan Abah Wahyu Affandi Suradinata dan mengikuti kemah budaya sebagai duta Polresta Bogor Kota.“Kami mengapresiasi Polda Jabar yang telah memfasilitasi Sawala Kebangsaan para pemuka adat dan budaya,” terang Fahir.

Kasat Sabhara Polresta Bogor Kota Kompol Bektiyana menam­bahkan, para peserta yang meng­ikuti Sawala Kebangsaan duha­rapkan dapat menyampaikan apa yang didapat selama mengikuti kegiatan kepada masyarakat luas. “Kemah budaya ini diharapkan dapat mendorong tewujudnya suasana aman dan kondusif di tengah masyarakat,” kata Bektiyana.(*/ric)

Komentar Anda