Beranda Metropolis

Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan Dewan

BERBAGI

BOGOR–Kunjungan kerja (kunker) ketiga pimpinan DPRD Kota Bogor ke luar negeri, menuai sorotan publik. Tak terkecuali, sorotan dari Direktur Komite Pemantau Legis­latif (Kopel) Syamsudin Alimsyah. Ia menganggap kepergian Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono bersama dua wakilnya, Heri Cahyono dan Jajat Sudrajat, ke Festival Indonesia (FI) di Hermitage Garden, Moskow Rusia, harus dipertanggungjawabkan, baik dari segi laporan maupun ekspose hasil perjalanan selama kunjungan.

[ihc-hide-content ihc_mb_type=”block” ihc_mb_who=”unreg” ihc_mb_template=”3″ ]

“Masyarakat berhak mengetahui seluruh perjalanan para wakil rakyat itu, karena mereka berangkat menggunakan uang rakyat. Jadi, harus ada pertanggungjawaban yang jelas,” jelasnya kepada awak media, kemarin (10/8).

Ia mengatakan, masyarakat juga berhak meminta per­tanggungjawaban dari para pimpinan DPRD yang kepergian­nya menelan biaya APBD hingga Rp195 juta. Terlebih, bagi masyarakat yang berfinansial rendah. “Harusnya nasib warga miskin lebih diprioritaskan dari wakil rakyat,” tuturnya.

Dia menyarankan agar masyarakat Kota Bogor tidak ragu untuk menanyakan hasil kunker tiga pimpinan DPRD Kota Bogor ke Moskow. Belum lagi, acara festival tersebut seharusnya juga dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya. Namun, Bima sendiri menganggap kegiatan tersebut tidak terlalu urgen sehingga dirinya tidak turut serta.

“Para pimpinan DPRD itu mendampingi siapa? Karena wali kota-nya saja tidak hadir dalam undangan ke Moskow itu. Jadi, seharusnya mereka tidak perlu pergi ke luar negeri,” kata Syamsudin.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jajat Sudrajat mengatakan , beberapa kegiatan yang dilaksanakan di Moskow dapat membawa angin kebaikan bagi Kota Bogor, khususnya di bidang usaha mikro, kecil menengah (UMKM). Dia berharap, dengan dipamerkannya beberapa produk asal Bogor di Moskow dapat membuka keran ekspor yang berkesinambungan.

“Ada empat UKM yang ikut berangkat ke sana, IRD Batik & Fashion Indriya Rusmana, Mutiara by Cut Emma, Mardiah, serta Frida Aulia by Frida. Semuanya dari mahasiswa UIKA Bogor,” terangnya.

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut semua provinsi di Indonesia berkesempatan untuk memamerkan hasil produk produk unggulan, tak terkecuali di bidang pendidikan. Karena dalam kegiatan tersebut juga mengadakan pertukaran pelajar antara Indonesia dan Rusia.
“Ada kerja sama pertukaran pelajar dari UIKA dengan universitas di Moskow. Ini kan forum nasional, jadi, seluruh provinsi mempromosikan seluruh produknya,” tandasnya. (rp1/c)

[/ihc-hide-content]

 

Komentar Anda

Baca Juga