Beranda Ekonomi

Aset Amanah Ummah Capai Rp236 Miliar

BERBAGI
LAYANAN: Aktivitas di BPRS Amanah Ummah di Leuwiliang, Kabupaten Bogor

BOGOR–Selama 25 tahun beroperasi bank dengan konsep syariah, PT Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Amanah Ummah mencatatkan perkembangan positif. BPRS yang didirikan almarhum Sholeh Iskandar ini terus tumbuh hingga pada posisi per 17 Juli lalu memiliki aset mencapai Rp236 miliar.

Direktur Utama BPRS Amanah Ummah, Taufiq Rahman mengatakan, aset tersebut murni berasal dari dana pihak ketiga (DPK) masyarakat dan modal. “Tidak ada dana linkage dari bank umum syariah. Murni dari DPK dan modal kami,” kata Taufiq kepada Radar Bogor, di sela milad ke-25 dan peresmian gedung baru, belum lama ini.

Berbeda dengan bank lain, baik itu konvensional maupun syariah lain, DPK Amanah Ummah mayoritas berasal dari tabungan dibandingkan program deposito. Ini terlihat dari komposisi DPK, 65,39 persen dalam bentuk tabungan dan 34,61 persen berupa deposito. Total tabungan dan deposito sekitar Rp206,9 miliar. Sedangkan jumlah nasabah dari program tabungan mencapai 18.015 nasabah dan 632 nasabah dari deposito.

Dengan pencapaian tersebut tentu memberikan pengaruh pada pricing pembiayaan Amanah Ummah lebih murah dibandingkan bank lainnya. Tidak hanya DPK, dana yang disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan mencapai Rp172 miliar, dengan jumlah nasabah kisaran 3.178 nasabah. Dari jumlah tersebut, 95 persen untuk modal kerja usaha UMKM, rasio NPF 2,6 persen.

Rasio itu pun menjadikan Amanah Ummah sebagai salah satu BPR syariah yang memiliki rasio tingkat kemacetan pembiayaan terendah di Indonesia. Jumlah modal yang disetor saat ini sudah di angka Rp23,1 miliar yang awalnya hanya Rp100 juta. Dari kepemilikan saham juga mengalami penambahan signifikan. Awal hanya 10 orang, saat ini sudah berjumlah 115 orang dengan berbagai profesi.

Karena misi awal bank untuk membangun kualitas kehidupan umat, penyaluran pembiayaan terkecil mulai dari Rp1 juta dan tertinggi bisa mencapai Rp3 miliar. Saat ini, nasabah pembiayaan terbanyak, besarnya nominal kisaran Rp50–Rp100 juta yang berjumlah 2.109 nasabah atau sekitar 66,36 persen. Hingga layanan pembiayaan Amanah Ummah sebagai perbankan yang memihak dan dapat dimanfaatkan kalangan UMKM. Layanan lain yang tersedia yakni pinjaman kebajikan atau Al Qardhul Hasan. Khusus program tersebut, jumlah nasabah kisaran 200.

Selain itu, BPRS Amanah Ummah juga memiliki program CSR. Setiap tahunnya, ditetapkan dana untuk CSR kisaran Rp1,5 miliar. Karena pencapaian di atas, selalu mendapat penilaian sehat baik itu dari Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini.

Berbagai penghargaan diraih, di antaranya Golden Award karena lima tahun berturut-turut bisa mempertahankan rating terbaik hingga perolehan aset di atas Rp100 miliar. Selain kantor pusat di Leuwiliang, kantor cabang lain ada di lingkungan kampus UIKA, Jalan RE Martadinata dan daerah Cicurug.(mer/c)

LAYANAN: Aktivitas di BPRS Amanah Ummah di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Sofyan/Radar Bogor

Komentar Anda