Beranda Metropolis

Stylish dengan Long Coat

BERBAGI
Foto : NELVI RADAR BOGOR

BOGOR–Dulunya, fashion item satu ini banyak dikenakan oleh para perempuan yang tinggal di negara empat musim. Namun, seiring perkem­bangan tren berbusana, long coat marak juga di­gunakan untuk mempercantik penampilan. Ter­lebih, jika long coat yang dipilih berbahan leather atau kulit.

Owner Jaket Kulit Kalong, Sutarmanto menuturkan, sedari awal sudah memproduksi long coat, namun belakangan penggemarnya kian banyak. Long coat, kata pria yang akrab disapa Darmanto ini, cocok digunakan saat musim dingin. Mengingat banyaknya orang Indonesia yang kemudian banyak memilih berlibur ke luar negeri.

“Artinya, sebelum berangkat, bawa dari sini jaketnya, itu yang kami bidik. Dengan semakin murahnya tiket pesawat, kita siapkan long coat, sarung tangan plus sepatu boots-nya. Juga ada long coat yang dilengkapi dengan tutup kepala, dengan bahan-bahan yang sangat tipis. Walaupun besar ukurannya, tetap enteng saat dipakai, serta bisa menahan hawa dingin,” ucapnya.

Long coat, kata dia, dipilih dari bahan yang sangat tipis dengan ketebalan hanya 0,5 milimeter. Meski begitu, ada bahan berupa insulation sehingga dingin yang terasa tidak sampai merambah ke kulit. “Supaya enggak dingin dikasih padding atau lapisan. Kulit yang digunakan domba kualitas ekspor. Dari luar kota juga banyak peminatnya, tapi untuk dari luar, Belanda dan Jerman banyak fansnya di sana,” kata Darmanto.

Dia menambahkan, untuk panjang long coat, dibuat under knee. Pun dengan sarung tangan yang menggunakan kulit domba kualitas ekspor, dengan ketebalan 0,3 milimeter, sehingga tetap lentur dan tidak mengganggu aktivitas pemakainya.

“Kalau sepatu boots, ada perajin khususnya. Tapi, tetap leather yang digunakan sama persis. Dengan ketebalan 1 milimeter. Ada banyak varian tinggi boots-nya. Kebanyakan wanita kalau sudah mengguna­kan long coat, biasanya memilih sepatu boots yang sedikit tinggi,” kata dia.

Pada dasarnya, menurut Darmanto, semua produk kulit sudah awet, tinggal bagaimana si pemakai merawatnya. Usahkan jangan menggunakan air dan pencuci pakaian biasa, karena akan mengurangi keunggulan dari kulit itu sendiri.

“Yang mahal dari pembuat jaket kulit itu kan dari proses kulit yang awalnya keras menjadi lembut, butuh waktu dan tidaklah murah. Agar awet, siapkan lotion pembersih kulit yang tidak membuat retak dan berjamur, base bahannya silikon,” ungkap Darmanto yang telah menggeluti bisnis jaket kulit sedari 2000 ini.

Dia menambahkan, untuk long coat dijual dengan harga mulai Rp4,5 juta, sarung tangan Rp500 ribu, sementara sepatu boots Rp2 juta. “Nah memeriahkan HUT ke-72 ini, Kalong akan membuat 17 jaket kulit yang dilukis 17 seniman Bogor. Hasil penjualan­nya nanti akan diberikan ke paguyuban seniman itu,” tandasnya.(wil/c)

Komentar Anda