Beranda Metropolis

Ramai-ramai Kunker ke Russia

BOGOR–Biaya kunjungan ke luar (kunker) negeri para pimpinan DPRD Kota Bogor ke Moskow Rusia, ternyata cukup menggerus kantong APBD Kota Bogor.Selama tiga hari di negeri beruang merah itu, Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono dan dua wakilnya, Heri Cahyono dan Jajat Sudrajat, mendapat total uang saku Rp195 juta.

[ihc-hide-content ihc_mb_type=”block” ihc_mb_who=”unreg” ihc_mb_template=”3″ ]

Ketiganya menghadiri Festival Indonesia (FI) di Hermitage Garden, Moskow. Acara yang digelar mulai tanggal 4–6 Agustus itu, merupakan salah satu upaya promosi trade tourism and invesment (TTI), serta sosial budaya Indonesia di Rusia.

Sekretaris DPRD Kota Bogor, Dwi Roman Pujo mengatakan, ke­be­angkatan para pimpinan dewan ini, sudah ada surat izin dari guber­nur Jawa Barat dan Kemen­terian Dalam Negeri (Kemen­dagri). “Itu juga direko­mendasi Wali Kota Bogor untuk izin ke gubernur, dokumen dan berkasnya sudah lengkap. Anggarannya dari DPRD Kota Bogor,” jelasnya kepada wartawan, kemarin (8/8).

Dia pun merinci dana yang digunakan ketiga pimpinan DPRD Kota Bogor saat berkunjung ke Moskow. Antara lain, biaya perjalanan dinas menyedot biaya sebesar Rp35 juta per orang, sedangkan untuk biaya harian masing-masing pimpinan menelan dana sebesar Rp30 juta.

“Dana perjalanan dinas sudah termasuk untuk hotel dan transportasi selama di Moskow anggarannya dari APBD Kota Bogor,” paparnya. Jika dijumlahkan, masing-masing menghabiskan anggaran sebanyak Rp65 juta. Jadi, total keseluruhan dana APBD yang terpakai mencapai Rp195 juta.

Sejatinya, kegiatan pameran berbagai produk asal Indonesia itu, merupakan hajatnya Pemkot Bogor dan DPRD sebagai pendamping. Hanya saja, Wali Kota Bogor Bima Arya sebagai yang diundang, sengaja tidak hadir.

Suami Yane Ardian itu lebih memilih tetap di Bogor karena kegiatan di Rusia tidak terlalu bersifat urgen. Terlebih, masih banyak beberapa tugasnya yang belum terselesaikan. “Karena yang bisa berangkat mungkin hanya pimpinan-pimpinan dewan. Kan yang diundang pemkot dan dewan, tapi kita tidak bisa berangkat karena masih banyak tugas di sini,” kata Bima.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jajat Sudrajat mengatakan, dirinya sudah tiba di Bogor sejak kemarin (8/8) sore. Ia mengatakan, ada beberapa kegiatan di Moskow yang dapat membawa angin kebaikan bagi Kota Bogor, khususnya di bidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dia berharap, dengan dipamerkannya beberapa produk asal Bogor di Moskow, dapat membuka keran ekspor yang berkesinambungan.

“Ada empat UKM yang ikut berangkat ke sana. IRD Batik & fashion Indriya Rusmana, Mutiara by Cut Emma, Mardiah, serta Frida Aulia by Frida. Semuanya dari mahasiswa UIKA Bogor,” terangnya.

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut semua provinsi di Indonesia berkesempatan untuk memamerkan hasil produk produk unggulan, tak terkecuali di bidang pendidikan. Karena tak hanya pameran produk, dalam kegiatan tersebut juga mengada­kan pertukaran pelajar antara Indonesia dan Rusia. “Ada kerja sama pertukaran pelajar dari Uika Bogor dengan universitas di Moskow. Ini kan forum nasional, jadi, seluruh provinsi mempromosikan selu­ruh produknya,” tandasnya.(rp1/c)

[/ihc-hide-content]

 

Baca Juga