Beranda Kuliner

Berwisata Kuliner di Pusat Kota Probolinggo

BERBAGI
Aneka kuliner khas Probolinggo

KOTA Probolinggo punya ciri makanan yang dominan rasa pedas dan asinnya. Maklum, sebagian besar penduduknya merupakan keturunan Madura. Karena itu, dua unsur rasa tersebut harus nendang. Pilihan kulinernya pun hampir mirip. Ada soto, nasi campur, dan nasi jagung.

Selain penganan Madura, Probolinggo dikenal dengan olahan hasil lautnya. Sebagai kota yang terletak di jalur pantai utara, tentu banyak makanan khas yang berbahan utama seafood.

Nah, yang bikin acara wisata kuliner di pusat Kota Probolinggo menarik adalah: berburu warung. Di satu daerah, bisa jadi kita tidak hanya menjumpai satu pedagang. Misalnya, ketika ingin menyantap nasi jagung di daerah Kebonsari, Kanigaran.

Di lokasi tersebut, ada belasan, nyaris dua puluhan pedagang nasi jagung. Jarak antarwarung pun berdekatan. Demikian juga ketika mencari rumah makan seafood. Banyak warung atau rumah makan yang memilih nama ’’sari laut’’.

Parahnya, sering kali tanpa embel-embel nama. Untuk menemukan target, kita harus hafal nama pedagang atau setidaknya lokasinya. Bingung kan? Jika kepepet, kita bisa memakai trik GPS alias gunakan (jasa) penduduk setempat. Dijamin, kita pasti mendapatkan rekomendasi komplet. Mulai lokasi warung yang paling dekat, paling murah, sampai paling enak.

Meski cukup menantang, wisata kuliner di Kota Probolinggo benar-benar memuaskan. Sebab, harganya terjangkau. Kurang dari Rp25 ribu per orang, kita bisa menikmati seporsi makanan plus minuman. Kecuali, kalau memesan seafood yang bisa menembus ratusan ribu per porsinya.

Meski terbilang murah, tidak perlu khawatir porsinya bakal mengecewakan. Sebab, pedagang atau pemilik rumah makan di Kota Probolinggo (atau setidaknya di warung yang kami kunjungi) sangat royal memberi nasi. Tinggal sesuaikan dengan kemampuan perut saja. Bon appetit!(fam/c7/na)

Komentar Anda