Beranda Olahraga Kickers

Tantangan Neymar

BERBAGI

PARIS–Neymar adalah salah satu momok terbesar Paris Saint-Germain. Tapi kini Les Parisiens tak perlu khawatir lagi karena bintang Brasil itu jadi bagian dari mereka.

Bagaimana Neymar menjadi momok untuk PSG bisa dilihat dari catatannya selama masih berseragam Barcelona. Bersama Blaugrana, pemain 25 tahun itu enam kali berhadapan dengan PSG di Liga Champions.

Dari enam pertemuan itu, tahukah berapa jumlah golnya? Tujuh! Catatan itu membuat gawang PSG adalah yang paling sering dijebol Neymar di Liga Champions. Tim kedua yang paling sering dibobolnya adalah Celtic, yakni dengan empat gol seperti dilansir transfermarkt.

Neymar menyampaikan salam perpisahannya dengan Barcelona lewat media sosial. Ia mengucapkan rasa terima kasihnya, seraya antusias menyambut tempat barunya, Paris.

“Kehidupan seorang atlet terbentuk dari tantangan. Beberapa adalah pemberian, sementara yang lain adalah buah dari keputusan kita sendiri untuk menjaga sinar yang menerangi karier kita, yang intens tapi tidak lama,” tutur Neymar.

Secara khusus, ia merasa bersyukur bisa bermain dengan Lionel Messi. Neymar merasa terhormat bisa bersanding dengannya.

“Aku mendapat kehormatan bisa bermain dengan atlet terbaik yang pernah kulihat seumur hidup dan yakin tidak akan pernah melihat pemain lain yang sama sepertinya, Leo Messi,” pujinya.

Meroketnya harga Neymar semata-mata terjadi karena kekuatan finansial PSG. Hal itu dikatakan Manajer Arsenal Arsene Wenger.

Pria Prancis yang juga memiliki gelar keilmuan di bidang ekonomi ini, mencoba menganalisa faktor penyebab tingginya nilai transfer eks bintang Santos itu.
“Nilai seorang pemain zaman sekarang ditentukan oleh kemampuan belanja sebuah klub. Harga pemain ditentukan oleh identitas pembeli. Anda tak bisa memasukkannya dalam konteks bursa pemain. Potensi finansial sang pembelilah yang akan menentukan harga sang pemain,” tutur Wenger di Guardian.

Wenger juga menekankan bahwa sepakbola kini tak bisa lagi dinilai dengan standar ekonomi pada umumnya. “Anda tidak lagi melihat angka-angka itu sesuai dengan nilai yang sebenarnya,” lanjut sang manajer.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengomentari transfer Neymar dari Barcelona ke PSG. Menurut dia, kehadiran Neymar akan menambah daya tarik Liga Prancis.
“Itu menambah daya tarik. Ya, itu kabar baik,” kata Macron kepada para jurnalis saat berkunjung ke sebuah pusat liburan anak-anak di Paris.(rur)

Komentar Anda