Beranda Metropolis

Meriahnya Halal Bihalal Akbar Civillian Jeep Indonesia

BERBAGI
MERIAH: Para pencinta mobil Jeep se-Indonesia kumpul di Bogor untuk melaksanakan Halal Bihalal Akbar.

Terkadang, hobi bisa membuat semuanya yang sulit menjadi mudah. Yang mahal menjadi murah dan yang mustahil menjadi tidak mustahil. Seperti yang terjadi dalam acara Halal Bihalal Akbar Civillian Jeep Indonesia. Seperti apa para penggila mobil tua nan gahar ini?

Laporan: Ricky Noor Rachman

Rambutnya sudah putih, kerutan di wajahnya menunjukkan jika pria berbadan tegap itu sudah tidak bisa disebut muda lagi. Namun, semangatnya ingin bertemu dengan sesama pengguna Jeep patut diacungi jempol.

Pria yang berasal dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu rela jauh-jauh dari rumahnya ke lokasi Halal Hihalal Akbar Civillian Jeep Indonesia di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Bogor, di kawasan IPSC Sentul, Bogor.

Namanya pak Salim. Jika dilihat dari perawakannya, pria yang selalu mengenakan topi ini sudah menginjak usia 64 tahun. “Saya datang jauh-jauh dari Sumbawa ke sini (Sentul, red) bawa Jeep. Dari Sumbawa sampai sini sudah lebih dari tiga juta rupiah untuk isi BBM,” katanya sambil tertawa puas.

Ia juga berharap, teman-teman penggemar Jeep yang berada di Pulau Jawa mau menjelajah ke Sumbawa. Bahkan, Pak Salim siap menyediakan satu ekor kuda untuk dipanggang. “Hayo saya undang kalian semua buat explore ke Sumbawa, saya jamin semuanya di sana. Satu ekor kuda saya siapkan buat perayaan di Sumbawa,” katanya sambil berapi-api di podium.

Pria yang sudah puluhan tahun memelihara CJ 6 tahun 1979 ini, menjelaskan, perjalanan menuju Sumbawa sekarang lebih mudah. Sudah ada transportasi laut dari Surabaya menuju Lombok. “Jadi, kalian tidak perlu ke Bali dulu, bisa langsung menuju Lombok,” jelasnya.

Banyak sekali destinasi wisata di Sumbawa yang bisa dieksplor menggunakan Jeep. “Pokoknya saya berharap tahun depan acara halal bihalal bisa dilakukan di Sumbawa,” katanya dengan semangat.

Dalam acara yang didukung oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kabupaten Bogor tersebut, juga ada peserta yang datang jauh dari Papua dan Papua Barat. Frangky, pria yang berbadan sedikit tambun dengan logat Papuanya itu, mengaku menggunakan pesawat menuju Jakarta dan tiba dua hari lalu. “Kalau saya bawa Jeep gak sampe-sampe ke sini, soalnya harus make getek, hahaha,” katanya sambil tertawa.

Penggemar Jeep di Papua Barat sangat sedikit. Ia mengatakan, baru ada 16 penggemar Jeep di wilayah Papua Barat yang suka kopdar (kopi darat). “Saya berha­rap bisa menambah jumlah penggemar Jeep di Papua Barat,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang mampu mengumpulkan 175 varian Jeep di seluruh Indonesia, Ketua Panitia Agus Budi mengatakan, acara halal bihalal ini merupakan acara silaturahmi semua anggota Jeep Civilian di seluruh Indonesia. “Alhamdulillah kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi sesama pencinta Jeep,” katanya.

Agus menjelaskan, peserta yang hadir di acara ini berasal dari Yogyakarta, Wonosobo, Lampung, Sumbawa, Papua, Balikpapan, Garut, Bandung dan para penggemar Jeep di wilayah Jabodetabek. “Acara ini merupakan hasil kerja keras teman-teman di wilayah Bogor dan sekitarnya, ujarnya.(*)

Komentar Anda