Beranda Ekonomi

Cara Yamaha Mendukung Dunia Pendidikan, Bina Sekolah Kejuruan, Siapkan Tenaga Ahli

BERBAGI
DUKUNG PENDIDIKAN: Direktur Produksi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Teddy Cahyadi Yacob dan GM After Sales & Public Relation PT YIMM M Abidin bersama perwakilan SMK binaan Yamaha usai penandatanganan program vokasi.

Sebagai salah satu perusahaan otomotif terkemuka, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tak hanya melakukan pengembangan produk, tetapi ikut mendukung dunia pendidikan. Caranya, menciptakan tenaga kerja produktif yang andal dengan membina sekolah menengah kejuruan (SMK). Seperti apa bentuk dukungan tersebut?

Laporan: Omer Ritonga

SMK binaan Yamaha mengikuti program vokasi yang digagas pemerintah. Sekolah tersebut di antaranya, SMK Muhammadiyah Lemah Abang Cirebon, SMK Pertiwi Kuningan, SMK Bina Karya 2 Karawang, SMK Bhakti Nusantara Sumedang, SMK Negeri 2 Bekasi, SMK Nasional Depok, dan SMK Negeri 1 Cikarang.

General Manager After Sales and Public Relation PT YIMM, M Abidin mengatakan, pendidikan di Indonesia khususnya SMK perlu adanya kerja sama dengan industri. Untuk itu, Yamaha peduli dengan perkembangan dunia pendidikan. Tujuannya, agar SMK dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada di industri saat ini. “Lebih memajukan pendidikan khususnya kejuruan, agar lebih berkualitas dan bersaing,” terang Abidin.

Penandatanganan kerja sama tersebut berisi tentang penyelarasan kurikulum, bantuan sarana prasarana, penye-diaan praktik kerja dan sertifikasi. Selain itu, Yamaha secara khusus memberikan donasi unit sepeda motor untuk tujuh SMK binaannya.

Adapun, program bertajuk “Vokasi Industri untuk Membangun Link dan Match Antara SMK dan Industri” langsung dibawahi lima kementerian meliputi perindustrian, pendidikan dan kebudayaan, riset-teknologi dan pendidikan tinggi, serta ketenagakerjaan dan BUMN.

Peresmian penandatangan program Vokasi SMK dihadiri Presiden Joko Widodo dengan PT YIMM beserta 7 SMK binaan Yamaha diwakili Direktur Produksi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Teddy Cahyadi Yacob.(a)

Komentar Anda