Beranda Berita Utama

Ramadan Bulan Pendidikan

SALAH satu predikat atau sebutan yang melekat pada bulan suci Ramadan, adalah bulan madrasah (syahrul madrasah) atau bulan pendidikan (syahrut tarbiyyah). Yaitu, pendidikan yang diajarkan langsung oleh Allah SWT kepada orang-orang yang beriman yang dicintai-Nya.

Pendidikan yang memadukan dan menyatukan antara teori dengan praktik dan pengalaman, serta memadukan hati, pikiran, emosi, perasaan dengan jasmani. Subhanallah. Sangat luar biasa madrasah ilahiyyah. Siang hari selama satu bulan penuh, orang yang berpuasa dididik mengen- dalikan diri untuk tidak makan, tidak minum, bahkan juga dididik untuk tidak mengucapkan kata- kata kotor yang tidak ada man- faatnya, kata-kata kasar berisikan penghinaan dan pertentangan.

Dalam sebuah hadis riwayat Ibn Khuzaimah, Ibn Hibban dan Hakim, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Bukanlah shaum itu sekedar tidak makan dan tidak minum, akan tetapi shaum itu adalah mengendalikan diri dari ucapan kotor dan perbuatan yang tidak ada manfaatnya. Apabila seseorang memarahi engkau tanpa sebab yang engkau ketahui, katakanlah kepadanya: Saya sedang berpuasa.”

Malam hari orang-orang yang berpuasa pun dididik untuk membiasakan shalat berjamaah dan qiyaamul lail serta melakukan tadarus Alquran (membaca Alquran disertai upaya menadaburinya) agar Alquran sebagai pedoman hidup masuk ke dalam relung batin, masuk ke dalam struktur rohani dan pikiran, sehingga seluruh tingkah lakunya disesuaikan dengan Alquran.

Madrasah Ramadan pun mengajarkan kecintaan kepada sesama, membangun keber- samaan, menguatkan ukhuwah dan silaturahmi, sehingga terbangun suasana yang kondusif untuk menguatkan persatuan dan kesatuan serta kerja sama saling taawun untuk saling memberi dan menerima.

Madrasah Ramadan pun mengajarkan penguatan fungsi dan peran keluarga sebagai institusi pendidikan pertama bagi anak- anak dengan orang tua sebagai guru dan murabbi-nya, yang di samping mendidik dan memberi tahu sekaligus memberi contoh dan keteladanan.

Sungguh indah madrasah Ramadan ini. Mari kita masuk ke dalamnya dengan penuh kesungguhan dan sukacita, agar kelak setelah Ramadan kita akan menjadi alumni Ramadan yang berprestasi dan sukses dalam menata kehidupan pribadi, keluarga maupun masyarakat dan bangsa. Insya Allah. Allah SWT berfirman dalam QS Al- Baqarah [2] ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Wallahu A’lam Bishawab.

Baca Juga