Beranda Metropolis

ISTANA OPEN DITUNDA HINGGA JULI

BERBAGI

BOGOR– Tidak lengkap rasanya jika peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) yang jatuh setiap tanggal 3 Juni tanpa adanya Istana Open. Ya, kegiatan dibukanya Istana Bogor untuk umum tersebut tahun ini molor dari biasanya yang digelar sebulan sebelum HJB.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengatakan, Istana Open atau lebih dikenal dengan Istana untuk Rakyat (Istura) tetap menjadi rangkaian HJB, yang akan berlangsung pada 23 Juli mendatang. “Tahun 2016 itu jumlah pengunjungnya naik dari tahun 2015. Kita berharap di tahun ini juga lebih banyak dari tahun sebelumnya,” kata Shahlan.

Dia mengatakan, untuk Istura tahun ini, pihaknya belum mengetahui akan berapa lama pelaksanaannya. Berkaca dari tahun lalu, Istura dibuka selama tujuh hari, kecuali Jumat dan Minggu. “Tahun ini juga mungkin sama, tapi panitianya belum rapat lagi,” jelas dia.

Menarik pengunjung lebih banyak, sambung Shahlan, Istura kali ini akan terintegrasi dengan lokasi lainnya, semisalnya ke museummuseum juga Kebun Raya Bogor (KRB). “Jadi, pengunjung nanti sekaligus mengunjunginya. Untuk pendaftaran kurang lebih sama saja dengan tahun lalu,” tandasnya.

Untuk diketahui, Istana Bogor merupakan salah satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia yang mempunyai keunikan tersendiri dikarenakan aspek historis, kebudayaan, dan faunanya. Salah satunya adalah keberadaan rusa-rusa yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang.

Istana Bogor memiliki luas hampir 28 hektare. Dahulu bernama Buitenzorg atau Sans Souci yang berarti “tanpa kekhawatiran”. Sejak 1870 hingga 1942, Istana Bogor merupakan tempat kediaman resmi dari 38 Gubernur Jenderal Belanda dan satu orang Gubernur Jenderal Inggris.

Istana Bogor dibangun pada Agustus 1744 dan berbentuk tingkat tiga. Bangunan inti Istana Bogor terdiri atas tiga bagian, sayap kiri, ruang utama, dan sayap kanan. Bentuknya simetris antara bagian kanan dan kiri. (wil/c)

Baca Juga