Beranda Metropolis

Usir Sifat Malas dengan Olahraga

BERBAGI

BOGOR-endash Banyak orang mengurangi aktivitasnya selama bulan Ramadan. Alasan mereka, kondisi badan tidak fit akibat berpuasa. Padahal, dengan berpuasa itu tubuh lebih ringan untuk beraktivitas. Bahkan, untuk berolahraga sekalipun tidak bermasalah.

Seperti yang dilakukan Adilla (23), di Taman Sempur kemarin (28/5). Puasa tak menghalanginya untuk tetap berolahraga. Bagi dia, olahraga sudah menjadi bagian dari rutinitasnya, terutama di akhir pekan. Terlebih, waktu untuk berolahraga terbilang sedikit, di sela-sela kewajibannya bekerja.  Olahraga mah olahraga aja Mbak, gak ngaruh sama puasa. Kan waktunya juga dikurangi, disesuaikan, dan pasti enggak sama waktu enggak puasa, kata Dilla, sapaan akrabnya.

Dilla mengatakan, lari menjadi salah satu olahraga yang dipilihnya. Waktunya pun hanya 30 menit dengan intensitas yang sedang.  Ditanya haus atau enggak pasti haus Mbak. Ya balik lagi ke niat puasa itu sendiri. Lagi pula kan masih pagi, udaranya juga sejuk, hausnya enggak kerasa, tutur dia.

Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Dinas Kesehatan Kota Bogor, Ria Apriyanti mengatakan, sedianya olahraga saat puasa masih bisa dilakukan dengan memperhatikan jenis dan waktu olahraga. Yang tidak diperbolehkan itu adalah olahraga jenis high impact, seperti senam aerobik dan sepak bola. Sedangkan yang diperbolehkan, mulai dari jalan santai, yoga, sepeda santai.

Lalu mengenai waktu, yang pasti tidak boleh dilakukan di siang hari bolong. Jika akan dilakukan saat pagi-pagi, lakukan yang ringan-ringan saja. Jika siang hari dapat dilakukan peregangan ringan saja agar membantu peredaran darah tetap lancar dan otot tidak terlalu kaku,\rdblquote tuturnya.

Kemudian, kata Ria, sebaiknya olahraga dilakukan pada 30 sampai 60 menit sebelum berbuka puasa. Untuk malam hari, menurutnya, jika kondisi tubuh sedang fit tidak masalah. Namun, yang dikhawatirkan jika olahraga di malam hari, akibatnya tidur terlalu larut, karena setelah olahraga badan akan terasa segar. Sedangkan saat puasa, waktu tidur akan berubah karena ada waktu untuk bangun sahur.

Jadi intinya, puasa tidak bisa jadi penghalang untuk malas berolahraga. Asalkan tetap memperhatikan jenis dan waktu olahraga. Yang terpenting dari semua itu adalah asupan saat sahur dan buka puasa, tuturnya.

Ria menambahkan, selain karbohidrat dan protein, perbanyak juga serat dari sayuran dan buah. Minum air mineral yang banyak akan mencegah dari dehidrasi, terutama saat beraktivitas fisik.  Pakai cara 242, dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur, tandasnya.(wil/c)

Komentar Anda

Baca Juga