Beranda Metropolis

Bogor Tengah Terancam Krisis Air

BERBAGI

BOGOR\f1\endash Memasuki bulan Ramadan, masyarakat pengguna jasa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan diminta untuk rutin menampung air. Pasalnya, diprediksi bakal terjadi banyak kebocoran pipa di wilayah Kota Bogor. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan fluktuasi pemakaian air dari hari-hari biasanya.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan, Deni Surya Sanjaya mengatakan, jadwal pemakaian air saat Ramadan terjadi perubahan. Jika pada hari biasanya puncak pemakaian air terjadi mulai pukul 06.00 hingga 09.00, saat bulan Ramadan berubah menjadi pukul 02.00 hingga 04.30 dini hari. \ldblquote Ini akan terjadi fluktuasi pemakaian, yang biasanya jam 02.00 tenang, tiba-tiba si pipa itu terbuka. Kita harus standby, karena ada perubahan jadwal pemakaian air,\rdblquote jelasnya kepada Radar Bogor kemarin (28/5).

Kondisi ini berpotensi mengganggu tekanan air. Sehingga, tak jarang tidak stabilnya aliran air membuat pipa di beberapa titik mengalami kebocoran. Dia memprediksi potensi kebocoran bakal terjadi di daerah yang pemakaian airnya cenderung banyak. \ldblquote Ini akan berdampak pada sistem hidrolik. Ada tekanan-tekanan yang berubah pada sistem jaringan. Biasanya terjadi titik- titik bocor di daerah-daerah yang pemakaiannya terlalu buka-tutup buka-tutup,\rdblquote terangnya.

Daerah Bogor Tengah yang dianggapnya berpotensi rawan mengalami kebocoran pipa. Sebab, menurutnya, pipa-pipa yang ada di daerah tersebut sudah lama belum diganti. \ldblquote Titik bocor paling rawan sekarang itu sekitar Bogor Tengah. Daerah Juanda, Pajajaran, ke arah Sudirman, dan arah Empang. Itu karena pipanya pipa lama, kemudian terjadi fluktuasi pemakaian yang berbeda di bulan Ramadan,\rdblquote papar Deni.

Untuk itu, pihaknya menyiagakan pasukannya selama 24 jam dalam mengantisipasi kebocoran pipa. Ia mengatakan, tingkat komplain pelanggan pun akan lebih meningkat di bulan Ramadan jika dibandingkan hari biasanya. \ldblquote Karena kalau sudah bermasalah dengan air di bulan Ramadan, tingkat komplainnya akan lebih tinggi, beda dengan hari-hari biasa. Karena memang mereka sangat butuh. Saran kami ke pelanggan, tetap menampung air di bak mandi,\rdblquote ucapnya.

Selain itu, khusus di bulan Ramadan, PDAM Tirta Pakuan menggratiskan seluruh masjid di Kota Bogor yang berlang- ganan air PDAM. Tak hanya itu, PDAM juga menyiapkan truk tangki yang dilengkapi dengan keran air untuk berwudu bagi daerah yang mengalami krisis air. \ldblquote Untuk masjid di daerah kritis tidak ada air, kami sarankan untuk membuat bak penampungan,\rdblquote tandasnya.(cr3/c)

Baca Juga