Beranda Metropolis

bekal sehat hadapi ramadan

TES KEBUGARAN: Sebanyak 155 pejabat Pemkot Bogor mengikuti tes kebugaran di Taman Sempur, kemarin (26/5). Tes ini dilakukan untuk menjamin kondisi para pejabat dalam keadaan prima saat bekerja

BOGOR–Ramadan telah tiba. Selain menyiapkan mental untuk memperbanyak ibadah, kesehatan fisik agar mampu beradaptasi selama berpuasa sebulan penuh juga perlu diperhatikan. Salah satunya dengan olahraga. Hal itulah yang mendorong Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDA) Kota Bogor melaksanakan tes kebugaran bagi 115 pejabat Pemkot Bogor di Taman Sempur, kemarin (26/5) pagi.

Tes kebugaran tersebut diawali dengan melakukan senam jantung sehat yang diperuntukkan bagi para pejabat eselon II (setara kepala dinas), camat dan lurah. Setiap peserta diharuskan berlari mengelilingi Lapangan Sempur sebanyak empat setengah putaran. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Ratna Yunita mengatakan, tes kebugaran dilakukan untuk mengukur kebugaran PNS. Metode pengukurannya melalui cara Rockport, yakni peserta diminta berjalan atau berlari sepanjang 1,6 kilometer.
“Jarak 1,6 kilometer itu sama dengan 4,5 putaran Lapangan Sempur. Nantinya dihitung waktu tempuhnya berapa, dan disinkronkan dengan umur.

Nanti ketahuan di tabel. Misalnya, saya menempuhnya hanya dengan 10 menit padahal umur 50, maka bisa jadi kategorinya sangat baik,” paparnya kepada Radar Bogor, kemarin. Sebelum mengikuti tes kebugaran, para peserta terlebih dahulu diperiksa kesehatannya, dengan cara mengisi formulir mengenai riwayat penyakit yang sempat diderita. Kemudian, melakukan cek tensi darah. “Misalnya, tensinya tidak normal atau ketinggian, kami tidak anjurkan ikut tes kebugaran. Tadi pun hanya ada satu-dua orang yang tidak dianjurkan,” kata Ratna.

Program tes kebugaran ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dua kali dalam setahun. Perbedaannya, pada pelaksanaan tes yang sekarang, hasilnya lebih banyak PNS yang nilai kebugarannya di atas ratarata. Namun, ada pula beberapa PNS yang mendapatkan nilai cukup, sehingga perlu dimotivasi untuk mengembangkan kemampuan fisiknya. “Yang kurang dan cukup itu kami motivasi untuk memperbaiki, sehingga pada pemeriksaan
selanjutnya sudah membaik. Ini demi mewujudkan Bogor sehat,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menilai, selain untuk kesehatan dan kebugaran, kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor. “Dengan tubuh yang sehat, siapa pun akan maksimal dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, sehingga akan berpengaruh kepada kinerja, baik secara pribadi dan institusi yang dipimpinnya. Selain itu juga sebagai persiapan menjalani ibadah di bulan Ramadan,” tandasnya.(cr3/c)

Baca Juga