Beranda Metropolis

Hadirkan Sekolah di Mal

LINCAH:
Sejumlah anakanak
bermain
lego di sela-sela
pameran
pendidikan
Edumart di
Lippo Keboen
Raya Bogor,
kemarin (14/5).

BOGOR–Mal kini bukan lagi tempat belanja atau sekadar hangout bersama keluarga maupun teman. Namun, di dalam mal pun proses kegiatan belajar mengajar (KBM) selayaknya di sekolah bisa berlangsung. Adalah Sekolah Dian Harapan (SDH) milik Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, yang menjadi sekolah pertama di Kota Hujan yang berada di pusat perbelanjaan. “Model sekolah di pusat perbelanjaan sudah ada di Kemang dan Pluit. Tahun ini hadir di Bogor karena perkembangan wilayah ini cukup pesat,” ujar Direktur Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, Wiginy Kusliawan, di sela-sela pameran pendidikan ”Edumart” yang berlangsung Sabtu-Minggu (13-14/5) di Lippo Plaza Keboen Raya.

Meski berada di dalam mal, Sekolah Dian Harapan Bogor dilengkapi fasilitas perpustakaan, toko buku, tempat makan, taman bermain dalam ruangan, labo- ratorium komputer, laboratorium sains, ruang seni, ruang musik, ruang serbaguna, lapangan olahraga semi luar ruangan, klinik, serta ruang konseling. “Semua fasilitas ini disediakan untuk menunjang proses pembelajaran bagi setiap siswa siswi SDH Bogor,” tukasnya.

SDH Bogor menerapkan kurikulum nasional yang memperhatikan seluruh aspek perkembangan siswa. Program pembelajaran membantu siswa bertumbuh dalam iman kepada Tuhan, prestasi akademik yang unggul, keterampilan serta karakter. “Sekolah itu juga mengedepankan pendidikan holistik. Setiap kegiatan sekolah dirancang sedemikian rupa untuk melatih siswa mengapli- kasi setiap pengetahuan dalam kehidupan,” paparnya.

Adapun pameran ”Edumart” digagas agar pengunjung mendapatkan informasi dan terlibat dalam aktivitas pendi- dikan dengan nuansa ramah keluarga. Hal ini memungkinkan setiap pengunjung dapat leluasa berkeliling sembari menda- patkan informasi pendidikan yang diperlukan.

“Pameran ini terbuka untuk pengunjung segala usia, karena diadakan aktivitas bagi anak-anak maupun orang tua. Yaitu, lomba mewarnai untuk TK–SD kelas 3, bazar perlengkapan sekolah, storytelling, konsultasi dan seminar pendidikan,” bebernya.

Selain itu, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai informasi menarik dan peluang beasiswa sampai dengan 100 persen untuk sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan. Mulai dari Sekolah Pelita Harapan, Sekolah Dian Harapan, Sekolah Lentera Harapan, dan UPH College. “Sekarang, dengan 3 universitas dan 37 sekolah, YPPH melayani hampir 35.000 siswa dan akan terus bertambah di seluruh Indonesia,” tandasnya.(wil/c)

 

Baca Juga