Beranda Metropolis

135 Menit Bikin Baper

BERBAGI
ANTUSIAS: Para aktor dan
aktris film Critical Eleven
menyapa penggemarnya di Mal
BTM, Sabtu (13/5).

BOGOR–Teriakan histeris penonton berkali-kali pecah dalam acara meet and greet film Critical Eleven, di Mal BTM, Sabtu (13/5). Mereka begitu antusias mendekati studio tempat para aktor film menguras emosi adopsi buku karya Ika Natassa itu, muncul. Meet and greet ini dihadiri para aktor dan aktris film yang sudah release sejak 10 Mei tersebut. Antara lain, Reza Rahadian (Ale) dan Adinia Wirasti (Anya) yang merupakan tokoh utama. Ada juga Hamish Daud, Hannah Al Rashid, dan Anggika Bolsterli. Critical Eleven, merujuk pada istilah penerbangan. Tiga menit sebelum take off dan delapan menit sebelum landing merupakan masa kritis di mana kecelakaan pesawat sering terjadi.

Nah, dalam film berdurasi 135 menit arahan Monty Tiwa dan Robert Ronny tersebut, Ale dan Anya bertemu di pesawat ketika hendak terbang ke Sydney. Tiga menit pertama, mereka langsung asyik berbincang. Delapan menit terakhir, mereka menjadi teman baik. Keduanya lantas menikah dan pindah ke New York, tempat Ale bekerja di sebuah kilang minyak. Ujian datang saat Ale dipindahtugaskan ke Jakarta. Anya, yang sudah nyaman di New York, harus rela kembali ke tanah air. Situasi memburuk sehingga Anya dan Ale sering terlibat pertengkaran karena miskomunikasi atau gengsi masing-masing. Selama 135 menit, setiap tahap hubungan asmara Ale dan Anya sukses membuat penonton baper (terbawa perasaan, red).

Adegan mesra dan romantis di awal pernikahan bikin siapa pun ingin memeluk dan bermesraan dengan pasangan. Pertengkaran Ale dan Anya bikin penonton gemas. Lantas, air mata dipaksa keluar ketika Anya memperjuangkan janin yang dikandungnya. Reza dan Asti sangat total memerankan pasangan suami istri tersebut. Apakah sulit membangun chemistry? Reza dan Asti menyatakan tidak sulit. Menurut mereka, semua dilakukan secara natural. ’’Kami jujur saja agak sulit kalau menjawab bagaimana (chemistry, Red) bisa muncul,’’ ucap Reza, lantas tertawa. Namun, keduanya memang sudah pernah bermain sebagai pasangan. Tepatnya di film Jakarta Maghrib (2010) dan Kapan Kawin? (2015).

Sementara itu, nyatanya, bukan hanya warga Bogor yang rela berdesak-desakan demi melihat lebih dekat para pemain film Critical Eleven. Misalnya, Putri (25). Ia datang jauh-jauh dari Bekasi, sambil mengenakan kaus putih bertuliskan Pilarez (sebutan fanbase Reza Rahadian, red). “Di Bekasi belum ada nobar sama meet and greet Critical Eleven, kebetulan ada teman dari Bogor ngasih tahu kalau di Bogor ada. Jadi, langsung aja ke sini (Bogor, red),” kata Putri.

Ia mengaku senang bisa bertemu langsung dengan para pemain Critical Eleven. Meski sedianya Putri mengaku bukan kali pertama bertemu dengan Reza Rahadian. Ia sudah lebih dari empat kali menonton film besutan sutradara Monty Tiwa itu.

“Sama nobar yang sekarang sudah empat kali nonton. Pas gala premiere juga nonton, pas banget dapat tiketnya. Beruntung karena cuman ada 555 tiket, udah gitu plus makan malam bareng pemain-pemainnya,” terang Putri. (wil/c)

 

Komentar Anda

Baca Juga