Beranda Bogor Raya

Waspadai Ancaman Asing

SERIUS: Fahri Hamzah (tengah) menjelaskan tentang ekonomi Islam, bersama Amien Rais (kiri) dan Syafii Antonio (kanan) di STEI Tazkia, kemarin.

BABAKANMADANG-Indonesia merupakan negara yang berpen­ duduk kaum muslim terbesar dan memiliki potensi untuk membangkitkan perekonomian. Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam Day Islamic of Revival (Dinar) STEI Tazkia 2017. Kegiatan ini mengajak warga agar memiliki jiwa entrepreneur dan harus mengembangkan sektor, salah satunya manufaktur.

Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais mengungkapkan, saat ini pemimpin Indonesia akan sangat menentukan bangsa ke depan, apakah membentuk ekonomi syariah atau malah sebaliknya.

Untuk menjadikan sebuah bangsa kuat, kata dia, seharusnya tidak membela kepentingan asing. “Sampai kapan punya pimpinan yang nasional tapi ramah. Tetapi, pencapaian saat ini sudah sangat luar biasa. Ada 40 juta warga Indonesia yang sudah bekerja dengan bank syariah, usaha yang berkaitan dengan syariah. Meski bank sendiri tidak ingin melihat bangsanya menjadi kuat,” cetusnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengungkapkan, masih banyak ketimpangan yang terjadi.

Ia mencontohkan, dalam kurun waktu 19 tahun terakhir peralihan lahan sangat signifikan. “Saya khawatir, jika konversi itu diberikan maka sudah ada modus baru. Jangan­jangan 17 ribu pulau tinggal sisa 1.000, dan sisanya dikuasai orang lain bahkan negara lain,” bebernya.

Fahri menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah saat ini ketergantungan sumber daya alam. Padahal, sistem tersebut keliru.

Terpisah, Rektor STEI Tazkia, Syafi’i Antonio berharap, lebih banyak orang yang memiliki kepedulian dan memiliki kom­ petensi untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Apalagi, ekonomi syariah tersebut berbasis keadilan, transparansi dan kebersamaan dengan memberdayakan yang kecil. “Seperti prinsip zakat, diambil dari yang kaya diberikan kepada yang kurang kaya. Semangat syariah juga semangat pembe­ rantasan korupsi, karena tidak elok berzakat tapi sumber yang haram,” tuturnya.

Selain itu, acara ini juga ber­ tujuan untuk mendorong pe­ ngembangan aktivitas ekonomi syariah dan meningkatkan sumber daya insani yang mempunyai akhlak, ilmu, dan kemampuan untuk menjalankan dan mengem­ bangkan kegiatan ekonomi syariah.(ded/c)

Baca Juga